Logo Header Antaranews Jateng

Jembatan Putus Akibat Banjir di Banyumas

Minggu, 15 Desember 2013 16:11 WIB
Image Print

"Jembatan tersebut putus tadi malam (Sabtu malam, red.) akibat terjangan banjir di Sungai Tajum setelah terjadi hujan deras," kata salah seorang warga, Kusworo (41), di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Minggu.

Ia mengatakan bahwa keberadaan jembatan yang baru dibangun itu sangat dibutuhkan ratusan warga Dusun Parakan, Desa Kracak.

Menurut dia, selama ini warga Dusun Parakan harus menyeberangi Sungai Tajum jika hendak menuju Desa Kracak maupun Ajibarang.

Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kabupaten Banyumas membangun jembatan di atas Sungai Tajum guna memperlancar akses perekonomian warga termasuk memudahkan anak-anak sekolah.

"Dengan putusnya jembatan ini, otomatis warga dan anak-anak sekolah harus kembali menyeberangi sungai jika hendak ke Kracak maupun Ajibarang," katanya.

Sementara itu, pelaksana pembangunan jembatan, Sentot (45) mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut sebenarnya telah mencapai 80 persen.

Akan tetapi, kata dia, sebagian badan jembatan terputus akibat banjir dan terbawa arus Sungai Tajum hingga puluhan meter.

"Kami terpaksa membangun kembali bagian yang hilang sepanjang 30 meter itu," katanya.

Menurut dia, anggaran pembangunan jembatan tersebut sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas.



Pewarta:
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026