Logo Header Antaranews Jateng

Pekalongan luncurkan hutan percontohan Arboretum Mangrovejaga kelestarian lingkungan

Senin, 8 Juni 2026 19:12 WIB
Image Print
Kegiatan Pemkot Pekalongan menanam mangrove di kawasan hutan percontohan mangrove pessisir pantai di Pekalongan, belum lama ini. ANTARA/Kutnadi

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, meluncurkan kawasan hutan percontohan mangrove (Arboretum Mangrove) sebagai upaya memperkuat pelestarian lingkungan dan ketahanan wilayah pesisir.

Wali Kota Pekalongan Aszan Arslan Djunaid di Pekalongan, Senin, mengatakan kawasan hutan percontohan mangrove akan menjadi pusat edukasi bagi masyarakat, akademisi, dan dunia pendidikan.

"Arboretum tersebut akan dikembangkan dengan 12 jenis mangrove sebagai sarana pembelajaran dan konservasi lingkungan pesisir," katanya.

Menurut dia, penanaman mangrove menjadi langkah penting untuk mengembalikan kawasan pesisir yang terdampak abrasi dan kenaikan muka air laut.

Ke depan, kata dia, rehabilitasi mangrove juga akan dilakukan di pesisir lain seperti di kawasan Pantai Sari Kandang Panjang yang sebelumnya dikenal sebagai Pusat Informasi Mangrove (PIM).

"Upaya ini didukung pembangunan breakwater untuk menahan gelombang sekaligus menciptakan sedimentasi baru yang dapat ditanami mangrove," katanya.

Ia yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sugiyo itu, berharap penanaman mangrove meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, aman, nyaman, dan asri bagi generasi mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Joko Purnomo mengajak masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan kerja bakti rutin di tingkat RT, RW, kelurahan, maupun organisasi perangkat daerah.

"Di tengah kondisi darurat sampah yang dihadapi Indonesia, kami mengimbau masyarakat melakukan pemilahan sampah dari sumbernya agar memiliki nilai ekonomi dan dapat mendukung pembangunan di lingkungan masing-masing," katanya.



Baca juga: PMI Kota Pekalongan masifkan gerakan donor darah untuk penuhi stok



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026