
BKKBN: Minat Pria Ber-KB Masih Minim
.jpg)
"Program KB MOP (medis operasi pria) atau vasektomi sekarang ini baru mencapai 20 persen dari target," kata Kepala Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Jateng Erna Sulistyawati di Semarang, Kamis.
Menurut dia, target peserta MOP di Jateng pada tahun ini mencapai sebanyak 4.188 orang, sementara hingga sekarang ini baru tercapai 845 orang sehingga memang masih jauh dari target yang ditentukan.
Namun kebalikannya, kata dia, karena program KB MOW (medis operasi wanita) atau tubektomi di wilayah Jateng saat ini justru telah mencapai 99 persen dari target peserta sebanyak 309.045 perempuan.
"Kemungkinan, rendahnya minat pria untuk ber-KB disebabkan benturan budaya, mengingat program KB pria masih terbilang baru. Tenaga untuk menyosialisasikannya selama ini juga masih terbatas," katanya.
Ia menjelaskan bahwa idealnya satu penyuluh lapangan KB memegang peran sosialisasi di setiap desa, namun saat ini satu tenaga PLKB harus membawahi sampai lima desa sehingga menyulitkan untuk sosialisasi.
"Pria yang menjalani vasektomi memang tidak dibayar. Namun, diganti uang kerjanya selama tiga hari sebesar Rp50 ribu. Sebagai kompensasinya tidak bekerja selama tiga hari untuk beristirahat," katanya.
Erna menjelaskan bahwa pria yang baru saja melakukan vasektomi memang diharuskan beristirahat minimal selama tiga hari setelah menjalani operasi sehingga diberikan kompensasi untuk mengganti selama beristirahat.
"Ini yang harus diketahui. Meski sudah divasektomi, fungsi alat pria masih sama, yakni masih bisa ereksi dan menyemburkan cairan saat berhubungan badan. Hanya saja, cairannya sudah tidak mengandung sperma," katanya.
Dalam mengupayakan pencapaian target vasektomi, BKKBN Jateng berupaya menggandeng berbagai pihak terkait, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat untuk meyakinkan kalangan laki-laki agar mau ber-KB.
"Kami turut menggandeng MUI yang berpengaruh untuk lebih meyakinkan masyarakat dalam menjalani KB pria. Bahwa vasektomi itu bukan dikebiri. Dengan KB, kesejahteraan keluarga akan semakin baik," kata Erna.
Pewarta: -
Editor:
Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
.jpg)