
Persiku Bertekad Menang di Laga Kandang Terakhir

"Kekalahan pada laga kandang melawan Persikabo Bogor, harus dilupakan, karena besok (13/6) merupakan peluang terakhir memetik poin penuh di kandang," kata Pelatih Persiku Kudus, Lukas Tumbuan, di Kudus, Rabu.
Menurut dia, pemain juga termotivasi untuk memetik poin penuh di laga kandang terakhir.
Apalagi, kata dia, poin tiga tersebut sangat berarti bagi Persiku agar tetap bertahan di urutan empat.
Ia berharap para pemain tetap menjaga konsentrasi selama pertandingan serta bisa mengontrol emosinya.
"Jika emosi para pemain bisa dikontrol, kami optimistis bisa memetik hasil positif," ujarnya.
Untuk meraih poin penuh, Tim Persiku dipastikan tidak bisa memainkan pemain Noah Romuald yang berposisi sebagai lini belakang, menyusul kartu merah saat menjamu Persikabo Bogor.
Sebagai gantinya, Lukas mempersiapkan dua pemain pengganti, seperti Munadi atau Heru Kusmanto.
Manajer Persiku Kudus Subchan Wachid menambahkan bahwa poin tiga di kandang harus bisa direalisasikan, agar posisi di papan tengah tetap terjaga.
Apabila gagal bertahan di papan tengah, katanya, pada musim kompetisi mendatang memungkinkan berada di level bawah, karena nantinya ada pembagian level A dan B.
"Hal terpenting, Persiku harus memetik poin di laga sisa," ujarnya.
Berdasarkan hasil klasemen sementara Grup II Divisi Utama PT Liga Indonesia, Persiku Kudus berada di urutan empat dengan 16 poin dari 14 kali laga.
Sementara Persikad Depok berada di urutan sembilan dengan poin delapan dari 13 kali laga.
Laga pamungkas yang akan dijalani Persiku Kudus, yakni bertandang ke markas PSCS Cilacap yang merupakan tim kuat di Grup II pada 21 Juni 2013, karena dari 14 kali laga baru sekali menelan kekalahan.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
