Logo Header Antaranews Jateng

Persis Menang Lawan Persires 2-1

Rabu, 17 April 2013 18:34 WIB
Image Print
ilustrasi

Dilaporkan bahwa pertandingan Persis Solo melawan Persires yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton mayoritas pendukung tim tuan rumah berjalan cukup bagus, karena keduanya menampilkan yang terbaiknya.

Ferryanto dan kawan-kawan yang melakukan pertandingan perdana pada kompetisi LPIS musim ini, pada babak pertama tampil menyerang. Ferryanto, Tri Handoko, Adrid Wibawa, dan Javier Roca melakukan kerja sama menusuk ke gawang lawan.

Namun, serangan pemain tim tuan rumah tersebut sering dapat digagalkan barisan belakang Persires yang bermain ketat.

Bahkan, Persires pada menit 12 mendapat peluang saat melakukan serangan balik cepat melalui tendangan Muhammad Rodhoi, tetapi bolanya menyamping tipis di gawang Persis yang dipercayakan I Komang Putra.

Persis mendapat peluang emas pada babak pertama menit 18 melalui tendangan bebas dari sudut sebelah kiri gawang Persires, tetapi bolanya berhasil diblok kiper Endi Hariyanto dan membentur gawang keluar.

Persis kembali mendapat peluang menit 33 melalui sundulan kepala Adrid Wibawa, tetapi bolanya yang mengarah ke gawang berhasil diselamatkan oleh satu stau pemain belakang Persires. Sehingga, selamatlan gawang Persires.

Persis baru berhasil menjebloskan bola ke gawang Persires terjadi pada menit 43 melalui sundulan kepala Ferryanto, setelah berhasil memanfaakan umpan dari Javier Roca. Gol Persis berawal dari Javier yang berhasil lolos memawa bola masuk ke pertahanan lawan langsung memberikan umpan ke depan gawang Persires. Ferryanto dengan tandukan kepalanya bola langsung masuk sehingga kedudukan menjadi 1-0. Satu gol untuk Persis itu bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua tim Persires yang diperkuat mayoritas pemain mudah tersebut bermain lebih agresif untuk mengejar gol atas tuan rumah.

Bahkan, Persires pada babak kedua ini memasuki pemain depan Yoga Wicaksana, dan menggantikan Santo Pramudik untuk menambah daya serang tim asal Banjarnegara itu. Namun, serangan Persires sering kesulitan menembus bertahan Persis yang dikoordinir oleh Nnana Onana.

Persires mendapat peluang empat pada menit 71 melalui tendangan keras kaki pemain pengganti Yoga Wicaksana, tetapi bolanya berhasil diblok kiper I Komang Putra.

Namun, kiper I komang Putra harus ditarik keluar karena mengalami cedera kaki, setelah bertabrakan dengan pemain depan Persires saat menyelamatkan gawangnya. Kiper kedua Persis Johan langsung menggantikan Komang pada menit 78.

Persires baru mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 86 melalui tendangan dari kaki Yoga Wicaksana, yang menyambar bola kemelut di depan gawang Persis.

Pertandingan yang menyisakan waktu tinggal beberapa menit, Persis kembali bangkit melakukan penekanan ke gawang lawan, sehingga kiper Endi Harianto sering berjibaku menyelamatkan gawangnya.

Persis berhasil menambah gol menit terakhir babak kedua atau injuri time melalui sundulan kepala Nnana Onana sehingga kedudukan menjadi 2-1.

Gol Persis berawal dari tembakan bola mati yang dilakukan oleh Javier Roca ke depan gawang Persires. NNana Onana langsung menyambar denga tundukan kepala dan bola masuk. Kedudukan 2-1 untuk Persis pertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan Marhali meniup peluait panjang tanda babak kedua berakhir.

Wasit dalam pertandingan tersebut mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Rahmad Julianto (Persires), Adrid Wibawa dan Javier Roca (Persis).

Manager Persires Banjarnegara, Borga Pane, mengatakan, kedua tim bermain bagus dan Persires banyak diperkuat pemain muda.

Namun, timnya menyayangkan kepemimpinan wasit yang kurang jeli pada pertandingan tersebut.

Kendati demikian, pihaknya menilai secara umum pertandingan di Solo, baik penyambutan suporter Pasoepati yang santun dan panpel juga bagus.

Pelatih Persis Solo Widyantoro, mengatakan, timnya pada babak pertama bermain kurang maksimal, tetapi anak-anak sudah berjuang untuk mengalahkan lawan.

"Persis melawan Persires ini, merupakan pertandingan perdana yang sangat beras. Persires tim yang bagus, tetapi anak-anak akhirnya bisa menang," katanya.

Menurut dia, timnya masih banyak yang harus dievaluasi baik kerja sama tim dan mereka sering sangat mudah kehilangan bola.

"Anak-anak sudah berjuang dan bisa memenangkan pertandingan yang melelahkan," katanya.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026