Logo Header Antaranews Jateng

Pemprov Jateng: 25 ribu pemuda telah memanfaatkan Kartu Zilenial

Kamis, 5 Februari 2026 08:43 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno. ANTARA/HO-Pemprov Jateng

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa setidaknya 25 ribu pemuda di wilayah tersebut telah memanfaatkan Kartu Zilenial yang merupakan salah satu program andalan.

Sekretaris Daerah Jateng Sumarno, di Semarang, Rabu, mengatakan Kartu Zilenial merupakan salah satu wujud komitmen kuat dalam menyiapkan generasi muda agar mampu berkembang sesuai potensi dan kompetensinya.

Menurut dia, Kartu Zilenial menjadi sarana pengembangan diri, keterampilan, serta kewirausahaan untuk para pemuda, dan hingga saat ini tercatat sebanyak 25.072 pemuda telah mendaftar dan memanfaatkan program tersebut.

Melalui program tersebut, kata dia, pemerintah melakukan identifikasi minat dan bakat pemuda, kemudian menghubungkannya dengan berbagai peluang pelatihan, pengembangan keterampilan, hingga kewirausahaan.

"Kartu Zilenial mengidentifikasi peminatan anak-anak muda, nanti juga kami hubungkan dengan pihak-pihak lain, agar mereka bisa berkembang dan bisa berusaha sesuai dengan kompetensinya," katanya, saat menerima Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI.

Ia menjelaskan bahwa Jateng memiliki sekitar 8,5 juta pemuda usia 15–29 tahun atau sekitar 22,5 persen dari total penduduk.

Menurut dia, potensi besar tersebut harus diimbangi dengan kebijakan yang mendorong pemuda menjadi lebih berdaya saing dan mandiri.

"Kartu Zilenial diharapkan menjadi pintu masuk bagi pemuda untuk mengakses berbagai program pemberdayaan yang disiapkan pemerintah daerah," katanya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng Muhamad Masrofi menjelaskan Kartu Zilenial memuat beragam layanan, mulai dari pelatihan kepemudaan, penguatan soft skill dan hard skill, hingga program kewirausahaan.

Pemprov Jateng juga telah mendidik sekitar 400 pemuda menjadi wirausaha muda di tingkat kecamatan pada sejumlah wilayah, seperti Solo, Semarang, dan Pekalongan, serta akan terus dikembangkan ke daerah lain.

"Ini bertahap, berjenjang, dan disosialisasikan kepada para pemuda agar tergabung di dalam kartu Zilenial tersebut," ujarnya.

Melalui Kartu Zilenial, kata dia, pemuda diarahkan agar tidak hanya bergantung pada lapangan kerja formal, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri, misalnya pelatihan "content creator".

Sementara itu, Ketua Tim Kunker Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati mendorong agar jangkauan program Kartu Zilenial terus diperluas akan makin banyak anak muda yang menikmati.

"Saya kira program ini harus terus diperluas jangkauannya," tegasnya.

Baca juga: Pemohon kartu identitas anak di Kudus tembus 186.449 orang



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026