Logo Header Antaranews Jateng

KA Ekonomi Ditambah Gerbong AC

Rabu, 26 Desember 2012 21:13 WIB
Image Print
antarafoto.com

"KA Tawang Jawa dan KA Tegal Arum masing-masing kami tambah satu gerbong AC, tetapi masih kelas ekonomi, atau istilahnya ekonomi AC," kata Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang Surono di Semarang, Rabu.

Ia mengatakan, baik KA Tawang Jaya jurusan Semarang-Jakarta maupun KA Tegal Arum jurusan Tegal-Jakarta, sebelumnya memiliki tujuh gerbong kelas ekonomi, kemudian ditambah satu gerbong ekonomi AC menjadi delapan gerbong.

Menurut dia, penambahan gerbong ekonomi AC itu dimulai pada pemberangkatan Rabu (26/12) untuk KA Tawang Jawa dan Kamis (27/12) mendatang untuk KA Tegal Arum, dan akan berlaku seterusnya penambahan satu gerbong ekonomi AC itu.

Ia mengakui penambahan gerbong ekonomi AC itu dimulai saat ini salah satunya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang untuk libur Natal dan Tahun Baru, mengingat okupansi kedua KA itu selama ini sudah 100 persen.

"Dengan penambahan satu gerbong ekonomi AC ini, kapasitas kedua KA bertambah sebanyak 106 tempat duduk/KA. Namun, tarifnya angkutan gerbong ekonomi AC ini berbeda dengan gerbong ekonomi biasa," katanya.

Surono menyebutkan tarif untuk gerbong ekonomi AC itu dipatok Rp80 ribu/tempat duduk pada KA Tawang Jaya, sementara untuk KA Tegal Arum tarifnya dipatok Rp55 ribu/tempat duduk, namun sifat tarif tidak tetap.

Sifat tarif tidak tetap gerbong ekonomi AC yang KA Tawang Jaya dan KA Tegal Arum, kata dia, dimaksudkan besaran tarif bisa berubah sewaktu-waktu sesuai mekanisme pasar, mengingat kelas ekonomi AC masuk kelas komersial.

Jumlah gerbong ekonomi AC, kata dia, akan terus ditambahkan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dan kebersihan KA sehingga nantinya seluruh KA ekonomi akan memiliki gerbong yang dilengkapi pendingin udara.

"Kami memang lakukan penambahan gerbong AC ini secara bertahap. Kami mulai satu dulu untuk KA Tawang Jaya dan KA Tegal Arum, kemudian kami akan tambah terus hingga seluruh KA ekonomi dilengkapi pendingin udara," katanya.

Bahkan, kata dia, setiap KA ekonomi memiliki daya angkut lebih besar karena setiap rangkaian berisi 10 gerbong penumpang, sementara KA ekonomi sekarang ini paling hanya menarik sekitar tujuh gerbong.

"Kebijakan kelas ekonomi AC memang direncanakan awal tahun 2013 dan seluruhnya menggunakan gerbong berpendingin udara. Namun, sepertinya sedikit mundur. Kami targetkan dalam triwulan pertama 2013 terealisasi," kata Surono.



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026