
Petani Merapi Tanam Bawang Hindari Hama 'Gangsir'

Hama gangsir ini menyerang daun tunas jenis tanaman sayuran kecuali bawang merah. Petani banyak yang beralih tanaman bawang merah dan loncang, kata Cipto Surip (55) petani di Dukuh Taring Wonodoyo Boyolali, Selasa.
"Hama gangsir menyerang hampir seluruh jenis tanaman sayuran. Hanya tanaman bawang merah dan loncang yang aman," katanya.
Petani di kawasan lereng Merapi hampir jarang yang menanam tanaman jenis jagung, kubis, dan tomat, karena tunasnya langsung habis dimakan hama gangsir.
Namun, hama gangsir tersebut tidak mau menyerang tanaman bawang merah dan loncang, sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik.
Menurut dia, hama gangsir diketahui saat para petani sedang mengolah tanah. Setiap kali tanah dicangkul, keluar puluhan gangsir. Hal ini, sering terjadi ketika pergantian musim kemarau ke hujan.
Ia menjelaskan, banyaknya bermunculan hama gangsir tersebut sebenarnya sudah biasa, tetapi pada peralihan musim hujan tahun ini, jumlahnya melebihi biasanya.
Petani lainnya, Hadi Sutar (57) menjelaskan, para petani hanya menanam bawang merah dan loncang, karena aman dari serangan hama gangsir.
Selain itu, kata dia, harga bawang merah di pasar saat ini, juga cukup baik, yakni mencapai Rp10 ribu per kilogram.
Kendati demikian, para petani berharap musim panen yang diperkirakan jatuh sekitar Januari mendatang harga bawang merah tetap stabil, sehingga mereka tidak merugi.
"Karena, harga bawang merah akan turun drastis saat musim panen," katanya.
Ia menjelaskan, para petani untuk menyiasati hama gangsir ada yang menggunakan obat-obatan pestisida.
"Saya gunakan pestisida agar tanaman sayuran tidak habis diserang gangsir," katanya.
Selain itu, para petani juga melakukan menggali lubang-lubang gangsir di ladangnya sebagai langkah antisipasi merebaknya hama itu.
Hama gangsir banyak yang ditangkapi oleh petani, selain untuk mengurangi serangan terhadap tanaman sayuran juga bisa makanan ternak ayam atau burung peliharaan.
Kepala Desa Wonodoyo, Widodo, mengatakan, hama gangsir yang menyerang tanaman sayuran di Desa Wonodoyo, memang lebih banyak dibanding musim-musim sebelumnya.
Namun, kata dia, seragan hama gangsir tersebut sudah diantisipasi oleh para petani yakni dengan hanya menanam tanaman bawang merah sehingga lebih aman.
"Kami berharap tanaman bawang merah itu bisa tumbuh dengan baik dan pada saatnya musim panen mendatang harga di pasar tetap stabil," kata Widodo.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
