Logo Header Antaranews Jateng

Kresna Bayu Tolak Masuk pelatnas SEAG

Kamis, 18 Oktober 2012 15:32 WIB
Image Print
Kresna Bayu

"Usai saya meraih medali emas pada PON XVIII/2012 di Riau, saya langsung ditawari pelatih nasional untuk masuk pelatnas tetapi saya tolak," kata Kresna Bayu ketika dihubungi dari Semarang, Kamis.

Menurut dia, kalau masih sebagai atlet, dirinya jelas tidak bersedia tetapi kalau sebagai pelatih di pelatnas, dengan senang hati akan diterimanya.

Ia mengatakan, dirinya sudah berumur banyak (38 tahun) untuk tetap menjadi atlet dan sekarang sudah saatnya muncul pejudo-pejudo junior yang kelak bisa menggantikan yang senior berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

"Saya sudah merasa cukup menjadi atlet dan PON di Riau itu menjadi event terakhir saya sebagai pelatih dan saatnya sekarang memunculkan pejudo-pejudo junior," kata peraih medali emas PON XVIII/2012 kelas -100 kilogram tersebut.

Terakhir tampil pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara bagi Kresna Bayu adalah saat tampil pada SEA Games XXVI/2011 dan berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen Indonesia.

Sebelumnya pada SEA Games XXV 2009 Laos, Kresna Bayu berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan pejudo Singapura di partai final dengan teknik "ippon".

Sebelumnya Kresna Bayu juga meraih medali emas pada Asian Martial of Art Games (AMAG) di Bangkok, Thailand, setelah mengalahkan pejudo India juga dengan teknik "ippon".

Selama kariernya di judo, putra pelatih judo Jateng, Amin Pambudi, tersebut sudah tiga kali tampil pada Olimpiade yaitu 1996 di Atlanta kemudian Olimpiade 2000 Sydney, dan Olimpiade 2004 Athena.

"Saya juga sudah tiga kali tampil di Asian Games kemudian beberapa kali tampil di SEA Games. Saya berharap setelah saya bisa muncul pejudo-pejudo Indonesia yang bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," katanya.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026