
BRI Kudus Salurkan KUR Rp53,8 Miliar

"Sedangkan target penyaluran KUR di Kudus pada tahun ini sebesar Rp100,9 miliar, mengingat pertumbuhan perekonomian di kota ini dinilai cukup bagus," kata Asisten Manager Bisnis Mikro BRI Cabang Kudus, Yuriman, di Kudus, Kamis.
Dengan jumlah kredit yang tersalurkan sebesar Rp53,8 miliar, maka target penyaluran 2012 sebesar Rp100,9 miliar sudah terealisasi 53,29 persen.
Ia optimistis, target penyaluran KUR tahun ini bisa terealisasi, karena tahun sebelumnya juga bisa terealisasi.
Keberhasilan melampaui target penyaluran KUR pada tahun sebelumnya, di antaranya karena sosialisasi di masyarakat, terutama kelompok pengusaha cukup gencar.
BRI juga melakukan kegiatan sosialisasi di hadapan perwakilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Keresidenan Pati.
Adanya kegiatan sosialisasi tersebut, katanya, masyarakat semakin mengetahui program kredit permodalan dengan bunga ringan.
Hingga sekarang, katanya, tercatat ada sekitar puluhan penerima KUR dari sektor UMKM yang menikmati bunga pinjaman ringan serta persyaratan untuk mendapatkan kredit tersebut juga lebih mudah dibandingkan dengan kredit biasa.
Ia mengatakan, target penyaluran KUR tahun ini melonjak di banding target penyaluran KUR tahun sebelumnya yang hanya Rp50,55 miliar.
Sampai saat ini, katanya, tingkat pengembalian KUR di Kudus cukup bagus, bahkan tingkat kredit macet tidak terlalu besar.
Adapun tingkat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) hingga Juni 2012 sebesar 1,51 persen atau lebih rendah dibanding tingkat NPL tahun 2009 yang mencapai 2,69 persen.
Untuk menekan tingkat rasio kredit bermasalah, BRI Cabang Kudus berupaya memberikan bimbingan kepada para penerima kredit pada saat angsuran enam bulan berjalan.
Lewat pendekatan secara personal, diharapkan kedisiplinan mereka dalam membayar angsuran semakin baik.
Penyaluran KUR di Kudus, lebih difokuskan untuk sektor produktif, seperti sektor industri rumah tangga, pertanian, dan perdagangan.
Besarnya kredit yang disalurkan untuk masing-masing pemohon harus disertai agunan surat berharga.
Pemilik usaha kecil mikro yang mengalami pertumbuhan dan bersifat menguntungkan (bankable) akan ditawarkan mendapatkan nilai kredit yang lebih besar lewat produk komersial BRI.
Ia berharap, masyarakat memahami fasilitas KUR yang diberikan kepada pengusaha kecil merupakan hasil kerjasama antara pemerintah dan perbankan.
"Artinya, dana KUR tersebut beberapa persennya merupakan jaminan pemerintah, sedangkan sisanya dari BRI," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
