
Ekspor Jateng pada Juli 2026 meningkat

Semarang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan nilai ekspor Jawa Tengah sebesar 4,04 persen pada Juli 2026 dibanding bulan sebelumnya
Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, Selasa, mengatakan nilai ekspor Juli 2026 tercatat sebesar 1.396,57 juta dolar AS atau sekitar Rp24,79 triliun.
Jumlah tersebut meningkat dibanding Juni 2026 yang mencapai 1.342,37 juta dolar AS.
Ia menjelaskan komoditas yang mengalami peningkatan ekspor tertinggi yang produk kimia yang mencapai 226,58 juta dolar AS
Sementara jika dilihat dari nilai ekspor selama kumulatif Januari hingga Juli 2026, kata dia, Amerika Serikat masih menjadi negara tujuan utama ekspor dengan nilai mencapai 4.013,22 juta dolar AS.
Sementara nilai impor Jawa Tengah selama Juli 2026, kata dia, tercatat mencapai 1.716,06 juta dolar AS.
Menurut dia, komoditas yang mengalami peningkatan nilai impor tertinggi yang bahan kimia organik yang mencapai 214,21 juta.
Selama periode Januari hingga Juli 2026, kata dia, China masih menempati posisi pertama negara asal komoditas impor tujuan Jawa Tengah dengan nilai mencapai 3.733,92 juta dolar AS.
Neraca Perdagangan Jawa Tengah pada Juli 2026, kata dia, tercatat mengalami defisit sebesar 319,49 juta dolar AS.
Ia menjelaskan hal tersebut dipengaruhi oleh tingginya defisit neraca perdagangan sektor migas yang mencapai 703,47 juta dolar AS.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
