
Realisasi serapan gabah Bulog Wilayah Jateng mencapai 237 ribu ton setara beras

Semarang, Jateng (ANTARA) - Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah mencatat realisasi serapan gabah di wilayahnya hingga awal Juni 2026 mencapai 237.222 ton setara beras.
Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah Sri Muniati di Semarang, Jateng, Rabu, mengatakan capaian tersebut menunjukkan komitmen Bulog untuk terus hadir di tengah petani.
"Kami ingin memastikan hasil panen terserap secara optimal, serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional," katanya.
Menurut dia, capaian serapan tersebut juga berdampak langsung terhadap penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini berada pada level tertinggi.
Ia menuturkan persediaan beras nasional yang dikelola Bulog telah melampaui 5 juta ton, sehingga memberikan jaminan ketersediaan pangan yang kuat untuk menghadapi berbagai kebutuhan pemerintah.
Selain itu, kata dia, target pengadaan 4 juta ton setara beras secara nasional pada 2026 diperkirakan dapat tercapai sebelum akhir tahun.
"Dengan masih berlangsungnya musim panen di sejumlah wilayah strategis, Bulog akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani melalui sinergi yang semakin kuat bersama seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Ia menegaskan keberhasilan serapan tersebut bukan sekadar angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Baca juga: Bulog perkuat peran PT GMM untuk serap tebu petani Blora
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
