Logo Header Antaranews Jateng

Bolone Mase Indonesia jalin silaturahmi dengan Said Aqil Siradj

Senin, 25 Mei 2026 19:51 WIB
Image Print
Koordinator Nasional (Kornas) Bolone Mase Indonesia Kuat Hermawan Santoso berbincang dengan tokoh bangsa KH Said Aqil Siradj pada HUT ke-3 Bolone Mase di Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026). ANTARA/HO-Bolone Mase Indonesia

Solo (ANTARA) - Relawan Bolone Mase Indonesia menjalin silaturahmi dengan tokoh bangsa KH Said Aqil Siradj dan berbincang terkait kondisi bangsa.

Koordinator Nasional (Kornas) Bolone Mase Indonesia Kuat Hermawan Santoso melalui keterangan yang diberikan di Solo, Jawa Tengah, Senin, pertemuan tersebut dilakukan pada HUT ke-3 Bolone Mase di Jakarta Selatan, Kamis (21/5).

Terkait pertemuan tersebut, Kuat mengatakan Bolone Mase dekat dengan Said Aqil karena didasari dengan kesamaan visi dalam merawat persatuan, kemanusiaan, dan kepedulian sosial.

Meski demikian, ia mengatakan pada saat itu tidak ada pembicaraan soal politik. Ia mengatakan kelompok relawan tersebut hanya ingin hadir di tengah kesulitan masyarakat.

“Saat ini bukan waktunya berbicara politik kekuasaan. Fokus Bolone Mase Indonesia adalah hadir di tengah kesulitan masyarakat. Arahan, doa, dan wejangan dari Kiai Said menjadi kompas moral bagi kami agar gerakan sosial ini tetap istiqomah, tulus, dan membawa maslahat bagi umat,” katanya.

Ia mengatakan sampai dengan saat ini kelompok relawan tersebut terus berkomitmen untuk menggulirkan berbagai program kemanusiaan tanpa sekat-sekat politik demi terwujudnya masyarakat yang lebih berdaya dan harmonis.

Menurut dia, beberapa hal yang dilakukan adalah dengan melakukan aksi sosial dan pengabdian masyarakat dengan turun ke akar rumput.

Dalam hal ini, pihaknya juga melakukan penguatan nilai-nilai moral dan kebangsaan dalam pergerakannya.

“Nilai-nilai ini penting bagi kelangsungan bangsa dan negara,” katanya.

Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan, pihaknya berharap Bolone Mase Indonesia bisa memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

“Teman-teman banyak berkonsentrasi di basis-basis. Dari gerakan politik menjadi gerakan sosial, gerakan ekonomi dan gerakan kebudayaan. Kenapa teman-teman jarang muncul di permukaan itu karena kita sedang melakukan kerja-kerakyatan, membumikan program pemerintah, maupun kerja-kerja organisasi salah satunya pemberdayaan ekonomi di beberapa kota/kabupaten. Angkringan sudah jamak dilakukan, pemberdayaan sektor peternakan di beberapa kabupaten seperti ternak ayam di Wonogiri ada kandang kapasitas satu kandang 15.000 ekor," kata dia.

Ia mengatakan pemberdayaan ekonomi di sektor pertanian juga dilakukan di Jawa Timur melalui rencana menanam 1,5 juta pohon tanaman keras maupun tanaman buah.

“Juga diselingi dengan tanaman-tanaman yang sifatnya bisa jangka pendek 3,5-4 bulan seperti sorgum, tapi kerja sama ini baru level penjajakan,” katanya.

Di sektor kebudayaan, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan beberapa pondok untuk melakukan kajian aksara Jawa dan event olahraga.

“Termasuk olahraga juga. Terakhir kejuaraan karate Bolone Mase Indonesia di Jepara,” katanya.

Sementara itu, Said Aqil Siradj berharap Kuat Hermawan sebagai koordinator relawan agar terus loyal untuk kemajuan negara.

“Saya Said Aqil Siradj mengucapkan hari lahir Bolone Mase Indonesia yang ke tiga. Mari kita singkirkan kepentingan kepentingan pribadi, kita utamakan kepentingan bangsa,” katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026