Logo Header Antaranews Jateng

Luas areal tanaman padi di Demak capai 41.161 hektare

Senin, 27 April 2026 22:00 WIB
Image Print
Tanaman padi petani. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Demak (ANTARA) - Luas areal tanam tanaman padi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada periode Januari hingga April 2026 mencapai 41.161 hektare dari target luas tanam selama setahun 119.300 hektare yang tersebar di 14 kecamatan di Demak.

"Dari belasan kecamatan, sumbangan terbesar dari Kecamatan Karanganyar yang mencapai 4.790 hektare luas areal tanaman padi, disusul Kecamatan Dempet seluas 4.321 hektare, Kecamatan Gajah seluas 4.012 hektare, dan kecamatan lainnya secara bervariasi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan di Demak, Senin.

Ia optimistis target luas areal tanam sebanyak 119.300 hektare bisa tercapai, meskipun sebelumnya ada lahan sawah yang tanaman padinya puso akibat banjir.

Tanaman padi milik petani yang mengalami puso akibat tergenang banjir, luasnya mencapai 278 hektare yang tersebar di lima desa di Kecamatan Guntur.

Kelima desa tersebut, yakni Desa Trimulyo, Tlogorejo, Sidoharjo, Bumiharjo, dan Turitempel.

Sementara luas lahan yang puso, di Desa Trimulyo seluas 35 hektare, Desa Tologorejo seluas 25 hektare, Desa Turitempel seluas 80 hektare, Desa Bumiharjo seluas 12 hektare, dan Sidoharjo seluas 126 hektare.

Penyebab banjir hingga mengakibatkan tanaman padi petani tergenang di kelima desa tersebut, karena jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo dan Desa Sidoharjo.

Selain menargetkan luas areal tanam padi seluas 117.814 hektare, pada tahun ini juga menargetkan produksi selama setahun sebanyak 699.263 ton gabah kering giling (GKG).

"Kami optimistis bisa mencapai, sepanjang kebutuhan air irigasi para petani terpenuhi," ujarnya.

Sementara untuk realisasi luas panen pada tahun 2025 tercatat seluas 108.721 hektare dengan produksi gabah mencapai 627.048 ton atau 96,12 persen dari target sebanyak 652.356 ton.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026