Logo Header Antaranews Jateng

Home Credit perkuat pasar di Solo lewat pembukaan layanan pelanggan baru

Kamis, 16 April 2026 16:44 WIB
Image Print
Chief Financial and Operations Officer Home Credit Sylvia Lazuarni (dua dari kiri) berbincang dengan wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Perusahaan pembiayaan berbasis teknologi PT Home Credit Indonesia (Home Credit) memperkuat pasar di Kota Solo, Jawa Tengah lewat pembukaan layanan pelanggan baru.

Chief Financial and Operations Officer Home Credit Sylvia Lazuarni di Solo, Jawa Tengah, Kamis mengatakan sebagai perusahaan pembiayaan berizin dan diawasi oleh OJK, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat strategi keberkelanjutan bisnis usaha.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat dukungan operasional layanan pelanggan melalui pusat layanan berbasis di Solo, Jawa Tengah, bekerja sama dengan TP Indonesia sejak Januari 2026.

Ia mengatakan Solo memiliki keunggulan dari sisi geografi dan demografi. Pihaknya menilai Solo merupakan lokasi yang tepat untuk mendukung keberlangsungan operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Keputusan ini juga diharapkan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan talenta lokal.

“Solo memiliki potensi sumber daya manusia yang baik dan lingkungan bisnis yang kondusif. Kami ingin mendukung talenta lokal untuk berkembang, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kemampuan profesional,” kata Sylvia.

Terkait dengan kinerja pembiayaan khusus di Kota Solo, pihaknya mencatat adanya tren positif. Ia mengatakan terjadi kenaikan jumlah transaksi pada tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Ia mengatakan pada tahun lalu rata-rata transaksi setiap bulan hampir Rp3 miliar. Pada tahun ini angka tersebut meningkat menjadi lebih dari Rp4 miliar/bulan. Menurut dia, ada kenaikan transaksi hingga 40 persen pada tahun ini.

Melihat kondisi tersebut, ia menilai konsumen di Kota Solo memiliki kekuatan dalam melakukan pembayaran kredit.

Sementara itu, ia mengatakan Home Credit menempatkan konsistensi layanan kepada pelanggan sebagai prioritas utama dalam menjalankan agenda bisnisnya.

“Strategi ini dilakukan sebagai bagian dari usaha perusahaan untuk memastikan agar pelanggan Home Credit dapat terus mendapatkan layanan berkualitas, sekaligus memperkuat kegiatan operasional perusahaan," kata Sylvia.

Pihaknya juga berkomitmen untuk memperluas akses layanan keuangan yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat dengan dukungan sistem operasional yang adaptif. Pada saat ini, layanan Home Credit telah digunakan oleh lebih dari 6,7 juta pelanggan dan dapat diakses di lebih dari 22.000 toko di lebih dari 260 kota dan kabupaten seluruh Indonesia.

Ke depan, Home Credit berencana memperluas penguatan layanan operasional di Solo melalui berbagai inisiatif bersama TP Indonesia.

“TP Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan layanan pelanggan yang berfokus pada kualitas, dengan pengembangan SDM dan pemanfaatan inovasi teknologi berbasis AI dalam operasionalnya. Kami percaya hubungan yang kuat antara Home Credit dan pelanggan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis ke depannya," kata CEO TP Indonesia Michael Wullur.

Kemitraan dengan TP Indonesia di Solo ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Home Credit. Sebelumnya, Home Credit juga memperoleh dukungan layanan pelanggan di Yogyakarta melalui kemitraan dengan PT Concentrix Indonesia pada 2023.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026