
Wali kota pastikan keselamatan warga dari bahaya tanah longsor

Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memastikan keselamatan warga dari bahaya tanah longsor dengan mempercepat proses perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana tersebut.
"Kondisi rumah yang terdampak cukup memprihatinkan dan berbahaya kalau tidak segera diatasi," katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Rabu.
Ia mengatakan hal itu saat meninjau lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak kejadian itu di Kelurahan Panjang dan Rejowinangun Utara.
Ia menyatakan prihatin melihat kondisi rumah warga yang terdampak tanah longsor tersebut.
Kerusakan tersebut, ujar dia, harus segera ditangani karena berpotensi membahayakan keselamatan penghuni dan warga di sekitarnya.
Ia juga berterima kasih kepada banyak pihak, terutama PMI Kota Magelang, yang telah memberikan bantuan untuk memperkuat bangunan tersebut.
Proses perbaikan rumah, katanya, akan dilakukan secara gotong royong agar dampak kerusakan tidak meluas ke area sekitar.
Ketua PMI Kota Magelang Suryantoro mengatakan penerima bantuan, antara lain Misyah, warga Kampung Bogeman Wetan, RT01/RW07, Kelurahan Panjang. Rumah warga tersebut mengalami kerusakan berupa lantai yang ambles.
Bantuan PMI Kota Magelang berupa uang tunai Rp3.000.000, Baznas Kota Magelang Rp1.500.000, dan Dinas Sosial berupa paket permakanan dan karpet.
Peninjauan juga dilakukan di lokasi terdampak tanah longsor atas nama Budiyah di Kampung Nambangan, RT05/RW18, Kelurahan Rejowinangun Utara.
Meski musibah tersebut telah terjadi beberapa pekan lalu, bantuan material tetap disalurkan untuk mendukung pemulihan fisik bangunan.
"Bantuan dari PMI berupa 20 sak semen diberikan untuk membantu proses pembangunan kembali rumah yang terdampak longsor tersebut," kata dia.
Pewarta: M. Hari Atmoko
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
