Logo Header Antaranews Jateng

Tempe RI masuk pasar Chile dengan nilai kerja sama Rp2,1 miliar

Kamis, 2 April 2026 15:11 WIB
Image Print
Penandatanganan kerja sama pengembangan distribusi produk tempe antara PT Azaki Food International dengan OM SpA di kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Santiago di Chile, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/HO-Kemendag)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut produsen tempe Indonesia berhasil menjalin kerja sama pengembangan distribusi produk tempe lokal ke Chile senilai 125 ribu dolar AS atau setara Rp2,1 miliar.

Dalam keterangan resmi Kemendag di Jakarta, Kamis, kerja sama ini dituangkan dalam penandatangan kerja sama antara PT Azaki Food International dari Indonesia dan OM SpA dari Chile.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur sekaligus pemilik PT Azaki Food International Cucup Ruhiyat dengan Direktur sekaligus pemilik OM SpA Bojan Urbancic di kantor Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Santiago di Chile pada Rabu (1/4).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan kerja sama ekspor tempe ke Chile ini sekaligus akan mencontohkan optimalisasi pemanfaatan Indonesia–Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) dalam mendorong peningkatan ekspor dan memperkuat promosi dagang Indonesia.

"Kementerian Perdagangan akan terus mendukung agar lebih banyak lagi pelaku usaha Indonesia berkembang di pasar global," ujar Puntodewi.

Kerja sama distribusi tempe ke Chile ini merupakan tindak lanjut dari partisipasi Indonesia pada pameran Espacio Food & Service pada 30 September-2 Oktober 2025.

ITPC Santiago memfasilitasi penjajakan bisnis kedua pelaku usaha hingga terjadi penandatanganan kerja sama. Selain membuka akses tempe Indonesia ke pasar Chile, kerja sama ini akan berdampak lebih luas dengan turut membuka peluang distribusi ke kawasan Amerika Latin.

Kepala ITPC Santiago Indah Fajarwati Bachter menyampaikan penetrasi tempe melalui distributor di Chile akan melalui sejumlah tahapan.

Pada tahap awal, kerja sama akan difokuskan pada pasar Chile sebagai titik masuk (entry point) dengan strategi penguatan distribusi, peningkatan visibilitas produk, dan pengembangan jaringan mitra bisnis. Selanjutnya, diharapkan akan terus diperluas di wilayah Amerika Latin,



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026