
Bulog Surakarta lanjutkan penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Sukoharjo

Sukoharjo (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta melanjutkan agenda penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu.
Pemimpin Cabang Bulog Surakarta Nanang Harianto mengatakan penyaluran yang dilaksanakan di Kompleks Pergudangan Ngabeyan Kartasura tersebut sesuai dengan arahan dari Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahamad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han.
Ia mengatakan penyaluran bantuan pangan dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
“Penyaluran bantuan pangan hari ini masih sama dengan penyaluran di tahun 2025 yaitu untuk dua bulan alokasi Februari-Maret yang berarti akan mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter Minyakita sekaligus,” katanya.
Secara total, penyaluran di Kelurahan Ngabeyan tersebut sebanyak 446 PBP atau sebanyak 8.920 kg beras dan 1.784 liter minyak goreng. Sedangkan untuk Kabupaten Sukoharjo sebanyak 98.479 PBP atau sebanyak 1.969.580 kg beras dan 393.916 liter minyak goreng. Ia mengatakan angka ini sesuai dengan data yang diambil dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam penyaluran bantuan beras kali ini Bulog dibantu PT Jasa Prima Logistik (JPL) yang ditunjuk sebagai transporter dengan tugas mengantarkan langsung bantuan beras dan minyak goreng sampai ke desa-desa penerima bantuan.
“Selain penyaluran bantuan pangan, kami terus melakukan dropping beras SPHP dan Minyakita ke kios-kios yang berada di pasar tradisional se-Soloraya. Ini sebagai langkah nyata Bulog Surakarta dalam menjaga harga pangan tetap stabil di pasar,” katanya.
Sementara itu, stok beras Bulog Surakarta saat ini kurang lebih sebesar 74.385 ton dan Minyakita kurang lebih 1.977.419 liter. Ia mengatakan jumlah tersebut akan terus bertambah karena masih besarnya pengiriman Minyakita sampai dengan akhir tahun ini.
“Begitupun stok beras masih cukup sampai akhir tahun ini. Saya harap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi harga pangan saat ini karena stok yang dikuasai Bulog Surakarta masih cukup besar, sehingga harga akan tetap terus terjaga dan meminimalisir kenaikan harga di pasar,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
