Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang sediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis pemudik di area rehat

Senin, 16 Maret 2026 20:44 WIB
Image Print
Dinas Perhubungan Kabupaten Batang menyediakan area rehat layanan kesehatan gratis untuk pemudik Lebaran di Batang, Senin (16/3/2026). ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengecekan tekanan darah bagi pemudik di area rehat Dinas Perhubungan setempat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Eko Widiyanto di Batang, Senin, mengharapkan area rehat tersebut membantu pemudik menjaga kondisi tubuh selama perjalanan sehingga dapat sampai tujuan dengan selamat.

"Tujuan mudik tentu untuk bertemu keluarga dan berbagi kebahagiaan. Oleh karena itu, pemudik harus menjaga kondisi fisik agar dalam perjalanan tetap aman dan nyaman hingga sampai tujuan," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Seksi Pengendalian, Pengawasan Lalu Lintas dan Perparkiran Sakti Nurhuda mengatakan tempat istirahat ini akan beroperasi 24 jam selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026.

"Rest area ini buka selama 24 jam. Jadi para pemudik tidak perlu khawatir yang ingin beristirahat bisa langsung singgah di rest area itu," katanya.

Ia mengatakan fasilitas tersebut disiapkan, terutama bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor agar dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Pemkab menyediakan tempat istirahat berupa kasur dan bantal agar pemudik dapat berbaring atau beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan jauh.

"Kami menyediakan kasur dan bantal agar pemudik khususnya pengguna sepeda motor bisa beristirahat sejenak atau tidur supaya tubuh kembali rileks sebelum melanjutkan perjalanan," katanya.

Selain tempat istirahat, area tersebut juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet gratis, kamar mandi, serta musala bagi pemudik yang ingin menunaikan ibadah.

Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik, Pemkab Batang juga menyediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

"Akan tetapi, pengisian daya dilakukan secara mandiri menggunakan sistem token berbayar. Kami berharap para pemudik yang melintas di daerah ini bisa memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan," katanya.





Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026