
Pertamina jamin stok BBM-LPG Jateng aman saat mudik Lebaran

Purwokerto (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dalam kondisi aman selama periode Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.
Saat mengunjungi Serambi MyPertamina di Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa, Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto mengatakan pasokan energi di Jawa Tengah disuplai dari sejumlah terminal utama.
“Untuk BBM di Regional Jawa Bagian Tengah disuplai dari Terminal Tegal, Pengapon Semarang, Maos Cilacap, Rewulu Yogyakarta, dan Boyolali. Untuk LPG juga ditopang terminal di Semarang dan Cilacap,” katanya.
Ia memastikan stok energi mencukupi hingga akhir masa Satgas Rafi, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.
“Kami pastikan masyarakat tidak perlu panik dan tidak perlu menimbun BBM maupun LPG karena seluruh stok tersedia,” katanya.
Pihaknya juga menyiapkan layanan atensi sebagai langkah antisipasi jika terjadi gangguan distribusi, termasuk bencana alam seperti longsor akibat cuaca ekstrem.
Menurut dia, distribusi alternatif telah disiapkan melalui mobil tangki dari berbagai terminal terdekat apabila jalur utama terputus.
“Jika terjadi kendala distribusi di wilayah tertentu, suplai akan dialihkan dari terminal lain menggunakan mobil tangki agar penyaluran tetap berjalan,” katanya.
Selain itu, pihaknya menyiapkan layanan tambahan berupa motoris BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar di jalur mudik.
Layanan tersebut dapat diakses melalui Pertamina Call Center 135 dan dijalankan bekerja sama dengan kepolisian serta pengelola jalan tol.
“Motoris akan mengantarkan BBM langsung ke lokasi kendaraan. Kami juga menyiapkan satu unit mobil layanan di wilayah Jawa Tengah,” katanya.
Menurut dia, Pertamina turut menempatkan mobil storage di sejumlah titik tempat peristirahatan (rest area) serta modular SPBU untuk mengurai antrean di lokasi padat.
Ia memprediksi konsumsi BBM jenis gasoline series di Jawa Tengah meningkat sekitar 30 persen selama periode mudik Lebaran, yakni dari 12.943 kiloliter per hari menjadi 16.863 kiloliter per hari.
Bahkan sejak Jumat (13/3) hingga Senin (16/3), kata dia, sudah ada peningkatan konsumsi BBM jenis gasoline sekitar 11 persen
“Titik krusial konsumsi berada di jalur Brebes, Tegal, hingga Pekalongan karena pemudik dari Jakarta dan Jawa Barat biasanya mengisi penuh sebelum memasuki wilayah tersebut,” katanya.
Selain di jalur utama, kata dia, Pertamina juga mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM di kawasan wisata seperti Baturraden (Banyumas), Yogyakarta, Solo, dan Dieng yang diperkirakan ramai usai Lebaran.
“Kami tidak hanya fokus jalur mudik, tetapi juga titik wisata yang berpotensi mengalami lonjakan kendaraan,” kata Eko.
Baca juga: Pertamina pastikan pasokan energi aman saat mudik Lebaran
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
