Logo Header Antaranews Jateng

Pemprov Jateng imbau masyarakat tak "panic buying" BBM dan elpiji

Jumat, 3 April 2026 12:12 WIB
Image Print
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng Agus Sugiharto. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta masyarakat tidak melakukan "panic buying" terhadap bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji karena ketersediaannya aman.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng Agus Sugiharto, di Semarang, Jumat, memastikan bahwa ketersediaan BBM dan elpiji di wilayah tersebut aman.

Berdasarkan koordinasi dengan pihak Pertamina, stok BBM berbagai jenis, seperti Pertalite, Pertamax, Dexlite, Pertadex, Pertamax Turbo, serta elpiji di Jateng berada dalam kondisi aman.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya di media sosial.

“Masyarakat diharapkan memperoleh informasi resmi dari instansi terkait. Untuk distribusi dan stok BBM maupun elpiji, dapat langsung menghubungi pihak Pertamina wilayah Jawa Tengah dan DIY," katanya.

Ia menjelaskan bahwa "panic buying" justru dapat mengganggu distribusi dan strategi pemerintah, dalam menjaga stabilitas pasokan energi.

Meski demikian, ia juga mengharapkan masyarakat mendukung kebijakan pemerintah terkait efisiensi penggunaan energi, baik BBM maupun elpiji.

Efisiensi dapat dilakukan melalui langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke moda transportasi yang lebih hemat energi.

Untuk saat ini, kata dia, Pemprov Jateng sedang melakukan kajian dan penghitungan berkait gerakan hemat energi BBM.

"Misalnya, jika jaraknya dekat bisa berjalan kaki atau bersepeda. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan dalam satu rumah untuk aktivitas sehari-hari," katanya.

Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi rapat daring guna mengurangi mobilitas perjalanan dinas yang tidak mendesak.

Menurut dia, penggunaan aplikasi pertemuan virtual dapat membantu menekan konsumsi energi, sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.

"Rapat bisa dilakukan secara daring untuk efisiensi penggunaan energi, terutama BBM," katanya.

Selain efisiensi, Pemprov Jateng juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan dari limbah, di antaranya melalui pengolahan sampah plastik dengan pirolisis, limbah organik menjadi bioetanol, serta pemanfaatan kotoran ternak melalui digester untuk menghasilkan biogas.

Program Desa Mandiri Energi juga terus digalakkan dengan memanfaatkan potensi lokal, seperti aliran irigasi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro serta limbah industri kecil untuk biogas.

"Dengan kondisi pasokan yang terjaga, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta bersama-sama mendukung upaya penghematan energi demi keberlanjutan," katanya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026