Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang rumuskan pagelaran Goyang Babalu melibatkan seribu penari

Rabu, 11 Maret 2026 10:50 WIB
Image Print
Siswa sekolah menengah pertama sedang bersiap berlatih taria Babalu yang menjadi tarian khas asal Kabupaten Batang, di Batang, belum lama ini. ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, merumuskan pagelaran bertajuk Goyang Babalu yang melibatkan sekitar seribu penari untuk menyambut Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo di Batang, Rabu, mengatakan pada ajang itu, pihaknya juga akan mengundang Raja Keraton Kesultanan Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Rencananya kami mengundang Ngarso Dalem sebagai tamu spesial untuk menyaksikan kirab budaya pada Rabu (8/4)," katanya.

Menurut dia, puncak pagelaran istimewa yang melibatkan seribu penari siswi sekolah menengah pertama dan aparatur sipil negara ini akan digelar Jumat (10/4) di Lapangan Dracik Kampus Proyonangan.

Even tari Babalu oleh seribu peserta ini, kata dia, sangat positif karena akan makin mengenalkan tarian khas Batang kepada masyarakat dan generasi muda.

Pencipta seni tari Babalu, Suningsih mengaku terkejut sekaligus bangga karena tarian Babalu akan ditampilkan secara massal pada acara HUT Ke-60 Batang sekaligus untuk memecahkan rekor MURI.

"Kabar ini luar biasa dan mengejutkan bagi saya sebagai pencipta dan seniman tari Babalu. Otomatis nantinya tari Babalu oleh seribu peserta ini tidak hanya akan memecahkan rekor MURI saja, tetapi juga sebagai ajang pengenalan dan edukasi anak tentang tarian khas Batang," katanya.

Ia mengatakan saat ini tari Babalu khas Batang telah dijadikan materi muatan lokal seni budaya yang diajarkan di jenjang pendidikan SMP.

"Oleh karena itu, kami berharap semoga setelah digelarnya tari Babalu oleh seribu peserta ini, tarian khas Batang ini makin dikenal luas bahkan mendunia," katanya.


Baca juga: Pemkab Batang perketat pengawasan THR kepada ASN dan pekerja agar tepat waktu



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026