
UMS tampil gemilang di The 1st Muhammadiyah Games 2026, bawa pulang sebelas medali

Solo (ANTARA) - Atlet pencak silat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil membawa pulang delapan medali emas, satu perak, dan dua perunggu dalam ajang The 1st Muhammadiyah Games 2026 cabang olahraga Tapak Suci (TS) yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS.
Raihan tersebut menjadi salah satu prestasi membanggakan bagi kontingen tuan rumah pada kompetisi tingkat nasional tersebut.
Perolehan medali emas UMS diraih oleh Anjunghan Asviya Aji, Aryo Seno Aji Cahyaningrat, Qonita Lathifatus Tsaniyah, Kirana Tias Safira, Nasyifa Aulia Azzahra, Anjani Rukmana, Muhammad Abdullah Azzam dari kategori tanding. Emas selanjutnya diperoleh dari nomor seni ganda atas kemenangan Dika Dwi Pratama Putra dan Diky Tri Nugroh Putro.
Sementara itu, medali perak diraih Muhammad Naufal Isvan Harry pada kategori seni tunggal. Adapun dua medali perunggu diperoleh Nurul Azkiya dan kategori tanding bebas beregu putri.
Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya Muhammadiyah Games perdana tersebut. Ia menjelaskan ajang ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Tentu kami ingin mengucapkan terima kasihnya yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) yang sudah mempercayakan pelaksanaan cabang olahraga Muhammadiyah Games yang pertama di 2026," ujar Ihwan usai penutupan acara, Minggu.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh atlet yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi tersebut.
”Saya tentu berbangga dan mengucapkan selamat untuk semua juara yang sudah memberikan yang terbaik untuk perserikatan kita, di persyarikatan Muhammadiyah,” ungkap Ihwan.
Ihwan memberikan apresiasi khusus kepada Tapak Suci Putera Muhammadiyah UMS atas capaian medali yang diraih.
“Dan saya ucapkan spesial terima kasih untuk Tapak Suci Putera Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berhasil menyumbangkan 8 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Ini menjadi prestasi yang luar biasa di ajang nasional," ujarnya.
Sebagai tuan rumah, UMS juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan pertandingan berlangsung.
Salah satu atlet peraih medali emas UMS, Nasyifa Aulia Azzahra dari Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2025, mengaku bersyukur atas pencapaiannya pada ajang Muhammadiyah Games perdana tersebut.
“Pastinya senang banget ya karena ini bener-bener first time masuk tim UMS juga, eh bersyukur banget bisa mendapat medali emas,” ujarnya.
Nasyifa menjelaskan persiapan latihan dilakukan di Gedung Sport Center Penjas UMS. Menurutnya, suasana latihan dan pertandingan memiliki perbedaan yang cukup besar.
“Oh, ya beda sih. Jelasnya karena latihan lebih capek banget kayak harus di-push-lah, harus ya harus ekstra latihannya,” katanya.
Mahasiswi yang mulai menekuni pencak silat sejak SMP itu mengaku perjalanan kariernya tidak selalu mudah. Ia sempat mengalami beberapa kekalahan sebelum akhirnya mampu meraih prestasi di tingkat Jawa Tengah dan bergabung bersama tim UMS.
Nashifa juga mengungkapkan keinginannya untuk terus mengharumkan nama UMS melalui prestasi olahraga.
“Oh, untuk pesannya semoga ke depannya aku juga bisa dapat medali emas lagi dan bisa membawa nama baik UMS, Penjas UMS juga, sama nama orang tua,” tuturnya.
Meski mengakui olahraga pencak silat cukup melelahkan, ia tetap menjalaninya dengan penuh semangat karena telah menjadi cita-citanya sejak lama.
“Ya sebenarnya capek, tapi ya ini bagian dari wishlist aku juga mau masuk tim UMS, jadi harus dijalani,” katanya.
Ia bahkan menyebut bergabung dengan Tapak Suci UMS merupakan impian besarnya sejak lama.
“Ya Tapak Suci UMS tuh kayak udah privilege-nya gede banget, kayak udah kayak wah banget gitu loh. Atletnya keren-keren banget, akhirnya masuk UMS aja,” ujarnya.
Ke depan, Nasyifa berharap dapat mengikuti ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) dan terus berkembang sebagai atlet pencak silat UMS.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
