Logo Header Antaranews Jateng

KAI Purwokerto memperkuat layanan inklusif bagi penumpang disabilitas

Jumat, 6 Maret 2026 14:54 WIB
Image Print
Puluhan petugas frontliner PT KAI Daop 5 Purwokerto mendapatkan pelatihan bahasa isyarat di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Service On Train Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2026). ANTARA/HO-KAI Purwokerto

Purwokerto (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto memperkuat layanan transportasi yang inklusif bagi penumpang disabilitas melalui pelatihan pelayanan bagi petugas frontliner di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Service On Train Stasiun Purwokerto.

“Petugas frontliner merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada pelanggan. Oleh karena itu penting bagi kami untuk memahami kebutuhan pelanggan disabilitas sehingga mereka dapat memperoleh layanan yang aman, nyaman, dan optimal saat menggunakan transportasi kereta api,” kata Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin di Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat.

Ia mengatakan pelatihan tersebut diikuti oleh 70 petugas frontliner yang terdiri atas petugas loket, pelayanan pelanggan (customer service), kondektur, polisi khusus kereta (polsuska), prama/prami, serta penyiar (announcer), sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan sekaligus persiapan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026.

Dalam pelatihan tersebut, kata dia, peserta mendapatkan materi dari staf pengajar Yayasan Kesejahteraan Usaha Tama (Yakut) mengenai pemahaman disabilitas, khususnya tunarungu.

Menurut dia, peserta diperkenalkan dengan klasifikasi tunarungu, seperti tuli berat hingga tuli total serta Hard of Hearing (HoH) yang memiliki keterbatasan pendengaran sebagian.

“Peserta juga dikenalkan dengan bahasa Isyarat Indonesia menggunakan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) sebagai media komunikasi dengan pelanggan tunarungu,” katanya.

Sementara pada sesi praktik, kata dia, para peserta mempelajari bahasa isyarat mulai dari huruf A hingga Z, angka, hingga contoh percakapan sederhana seperti ucapan selamat pagi, siang, malam, serta nama-nama hari.

Selain pelatihan pelayanan disabilitas, lanjut dia, kegiatan tersebut juga diisi pembinaan kepada seluruh petugas frontliner sebagai bagian dari kesiapan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan mengalami peningkatan volume pelanggan.

Ia mengatakan sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan transportasi yang inklusif, KAI Daop 5 Purwokerto juga telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi pelanggan disabilitas di stasiun, seperti toilet ramah difabel, kursi roda, ubin pandu (guiding block) bagi penyandang tunanetra, jalur landai (ramp), kursi prioritas di ruang tunggu, serta lift prioritas bagi penumpang disabilitas.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar transportasi kereta api dapat diakses dengan mudah, aman, dan nyaman oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata As’ad.

Baca juga: KAI meningkatkan fasilitas pelayanan di Stasiun Maos Cilacap sambut Lebaran 2026



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026