Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Magelang pastikan kebutuhan pokok terjangkau masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 20:00 WIB
Image Print
Situasi Pemkot Magelang menyelenggarakan Rakor Lintas Sektor Antisipasi Ketersediaan Kebutuhan Pokok dan Kerawanan Kamtibmas Ramadhan 1447 Hijriah di Aula Adipura Kencana, Kompleks Kantor Kota Magelang, Senin (23/2/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang memiliki tanggung jawab memastikan bahan kebutuhan pokok terjangkau masyarakat, antara lain melalui pengendalian harga, menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi, terutama untuk keperluan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Senin, mengatakan daerah setempat bukan penghasil komoditas pangan strategis sehingga memiliki ketergantungan terhadap pasokan dari daerah sekitar.

“Tidak bisa ada ego sektoral. Kita harus bergerak dalam satu komando kebijakan, solid, berbasis data, dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” ujarnya.

Ia mengatakan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Antisipasi Ketersediaan Kebutuhan Pokok dan Kerawanan Kamtibmas Ramadhan 1447 Hijriah digelar di Aula Adipura Kencana, Kompleks Kantor Kota Magelang, antara lain dihadiri Wakil Wali Kota Magelang Sri Harso, Kapolres Magelang Kota AKBP Dzikri Olfandi, unsur TNI, serta semua pemangku kepentingan terkait.

Damar menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik penimbunan, spekulasi, maupun permainan harga yang merugikan masyarakat.

Apabila ditemukan pelanggaran, ujar dia, pemerintah akan menindak tegas sesuai ketentuan.

Ia juga menyatakan pentingnya situasi kehidupan masyarakat setempat yang aman dan tertib selalu terjaga.

Scara intensif, pihaknya bersinergi dengan unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan seluruh unsur pemerintah daerah melalui pendekatan preventif, persuasif, dan humanis guna mewujudkan situasi yang kondusif di daerah setempat.

“Tujuan kita satu, memberikan rasa aman agar masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan tenang,” kata Damar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Magelang Yonas Nusantrawan Bolla menjelaskan bahwa berdasarkan data pada Jumat (20/2), stok kebutuhan pokok di daerah itu dalam kondisi aman.

Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di lima SPBU serta stok elpiji, katanya, terpantau aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.

Sejumlah komoditas strategis, seperti cabai, bawang merah, beras, dan minyak goreng menjadi perhatian utama untuk diawasi secara ketat guna mencegah kelangkaan dan lonjakan harga yang signifikan.

Dari sisi cadangan pangan, Pemkot Magelang memiliki Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan stok mencapai 18,92 ton, sedangkan penyaluran bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) pusat untuk alokasi Februari–Maret 2026 saat ini memasuki tahap persiapan.

“Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga terus berjalan melalui penyaluran beras di 48 titik mitra Bulog se-Kota Magelang,” katanya.

Ia mengatakan proyeksi neraca pangan komoditas strategis triwulan I tahun 2026 menunjukkan kondisi yang terkendali, didukung dengan pemantauan perkembangan harga secara berkala sepanjang Februari 2026.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026