Logo Header Antaranews Jateng

FKIP UMS luncurkan program APIS perkuat riset dan publikasi

Sabtu, 24 Januari 2026 21:09 WIB
Image Print
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., pada kegiatan Tadabur Alam di Bromo, Jawa Timur, Jumat (23/1/2026). ANTARA/HO-UMS

Solo (ANTARA) - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Tadabur Alam yang dirangkai dalam agenda gathering Keluarga Besar UMS dan diawali dengan benchmarking ke SD Muhammadiyah Labschool UMSIDA.

Kegiatan yang berlangsung di Malang ini dilanjutkan dengan sesi sharing bersama pimpinan universitas di Grand Whiz Hotel Bromo, Jumat.

Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menyampaikan agenda gathering tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar memperkuat kebersamaan dan soliditas sivitas akademika FKIP UMS sebagai bagian dari keluarga besar UMS.

Menurutnya, tadabur alam tidak sekadar menjadi agenda rekreasi tetapi juga ruang refleksi spiritual, konsolidasi, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan akademik.

"Sebagai warga Muhammadiyah, kita perlu senantiasa meneguhkan nilai bahwa Islam adalah agama kita dan Nabi Muhammad SAW adalah teladan perjuangan kita. Nilai inilah yang harus terus hidup, baik dalam bekerja maupun dalam beribadah," katanya.

Ia menjelaskan kegiatan tadabur alam dan benchmarking ini telah direncanakan bersama dalam rapat kerja FKIP tahun sebelumnya. Dari beberapa alternatif lokasi yang ditawarkan, mayoritas warga FKIP memilih kawasan Bromo-Malang sebagai tujuan gathering. Dari sekitar 170 pendaftar, tercatat 160 dosen dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan tersebut.

"Kami bersyukur dapat membersamai Bapak dan Ibu semua dalam agenda kebersamaan ini. Meski tidak seluruh peserta dapat mengikuti benchmarking ke SD Muhammadiyah Labschool UMSIDA karena keterbatasan tempat, kami yakin semangat dan tujuan kita tetap menyatu," ujarnya.

Dalam sesi sharing bersama pimpinan FKIP UMS, Anam juga memaparkan berbagai capaian serta agenda strategis FKIP UMS. Isu yang dibahas meliputi penguatan rekrutmen mahasiswa, optimalisasi program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pengembangan program studi baru, hingga akselerasi riset dan publikasi ilmiah. Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah APIS (Akselerasi Publikasi Ilmiah Scopus) sebagai upaya meningkatkan produktivitas publikasi dosen dan mahasiswa.

"Kami ingin memastikan akselerasi publikasi berjalan secara sistematis, termasuk pendampingan dosen menuju guru besar serta mendorong publikasi mahasiswa S1, S2, dan S3," jelasnya.

Sementara itu, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengapresiasi soliditas dan kebersamaan keluarga besar FKIP UMS yang terbangun melalui agenda gathering tersebut. Ia menegaskan kekuatan fakultas tidak hanya terletak pada capaian akademik tetapi juga pada kekompakan dan keutuhan hati seluruh warganya.

"Kita perlu menjaga kebersamaan dan kerukunan, baik di tingkat fakultas maupun universitas. Universitas ini menjadi besar karena dikawal bersama-sama oleh para pendidik dan tenaga kependidikan dengan semangat kolektif," tutur Harun.

Ia juga menyinggung peluang peningkatan dana riset nasional yang perlu direspons secara serius oleh perguruan tinggi. Menurutnya, riset dan inovasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan global, termasuk kompetisi dan perkembangan teknologi.

"FKIP UMS memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih luas, tidak hanya dalam pengembangan pendidikan, tetapi juga dalam kepemimpinan dan pendampingan sekolah-sekolah di Indonesia," katanya.

Melalui agenda gathering Keluarga Besar FKIP UMS yang dirangkai dengan Tadabur Alam dan benchmarking ini, diharapkan semakin memperkuat sinergi, semangat berkemajuan, serta komitmen dalam mewujudkan fakultas yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan.



Pewarta :
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026