Boyolali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Boyolali menggelar kompetisi Liga Desa Kabupaten untuk menjaring tim yang akan mewakili Kota Susu pada kompetisi serupa yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) RI pada 15 Januari 2026.
Terkait hal itu, Pemkab Boyolali direncanakan menjadi tuan rumah Liga Desa dari Kemendes PDT tersebut. Sebagai persiapan, Pemkab Boyolali melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) mulai menjaring tim unggulan untuk mewakili daerah.
Kepala Dispermasdes Kabupaten Boyolali Ari Wahyu Prabowo di Stadion Pandan Arang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin mengatakan kompetisi ini adalah wujud komitmen Kemendes PDT bersama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjaring atlet sepak bola mulai dari tingkat desa.
Selain itu, event ini juga sebagai wadah untuk membangun kebersamaan, komitmen bersama seluruh mitra kerja yang ada mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Ari mengatakan ada 22 desa yang merupakan pemenang dari masing-masing kecamatan yang akan berlaga selama delapan hari kedepan mulai hari ini Senin-Selasa (8-16/12).
Setiap hari akan dipertandingkan dua kali laga di Liga Desa ini. Kickoff laga pertama pukul 13.30 WIB dan laga kedua pukul 15.30 WIB dan masyarakat bisa menonton secara gratis.
Nantinya, pemenang dari kompetisi Liga Desa Kabupaten ini akan mewakili Boyolali berlaga di Liga Desa se-Jawa Tengah. Pada kompetisi ini, juara akan mendapatkan piala dan juga uang pembinaan.
“Sehingga menggemakan bagaimana memasyarakatkan olahraga, mengolahragakan masyarakat,” ujar Ari.
Membuka Liga Desa Kabupaten tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan secara simbolis menyerahkan bola kepada wasit sebelum pertandingan dimulai. Dalam sambutannya, Bupati Agus mengungkapkan mengapresiasi Kemendes PDT yang telah mempercayai Kabupaten Boyolali sebagai tuan rumah peringatan Hari Desa dengan gelaran kompetisi Liga Desa.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, Bank Boyolali sebagai sponsor tunggal, serta semua Camat, Kepala Desa, dan seluruh masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Mari kebersamaan ini kita rawat. Mari semangat ini kita jaga, karena desa maju bukan karena satu orang, desa bergerak karena kita bersama. Kita tunjukkan bahwa Boyolali bukan hanya mampu, tapi Boyolali bisa menjadi contoh!" ajak orang nomor satu di Boyolali itu.
Pada kesempatan itu, digelar laga pembuka antara Tim Desa Repaking Kecamatan Wonosamodro melawan Tim Desa Karang Jati Kecamatan Wonosegoro. Pada pertandingan tersebut Desa Repaking keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-0.

