
Produk kosmetik Indonesia tak ragu bersaing dengan merek asing

Solo (ANTARA) - Produk kosmetik Indonesia La Tulipe tidak ragu bersaing dengan berbagai merek asing yang saat ini banyak masuk ke dalam negeri.
Chief Executive Officer PT Rembaka yang membawahi La Tulipe Kuncoro Tanudirjo di sela peluncuran La Tulipe New Era di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis meyakini produknya dapat bersaing dengan produk asing karena kuat dari sisi riset dan pengembangan.
"Memang harus diakui banyak produk asing yang menyerbu ke Indonesia, tapi kan kami produsen lokal. Tentu kami melakukan riset dan development di Indonesia, tentu kami menyesuaikan kebutuhan asli masyarakat wanita Indonesia," katanya.
Ia mengatakan produk yang dikeluarkan oleh jenama tersebut dipastikan lebih sesuai dengan kulit di iklim tropis.
"Sesuai dengan kebutuhan kita semua," katanya.
Selain itu, dikatakannya, jalur distribusi juga lebih singkat dibandingkan pengiriman dari luar negeri. Dengan demikian, lebih aman digunakan mengingat produk kosmetik juga memiliki batas waktu penggunaan.
"Jalur distribusi yang pasti tidak lebih lama. Dari sisi produk lebih sesuai dengan masyarakat sendiri. Sesuai identitas masyarakat, jadi kami perlu dukungan dari konsumen Indonesia," katanya.
Sementara itu, terkait dengan kegiatan hari ini merupakan bagian dari rebranding produk yang sudah ada sejak tahun 1980 tersebut.
"Kami melakukan rebranding karena produk kami ada sejak tahun 1980, tentu kami perlu produk yang lebih kekinian, yang dekat ke konsumen," katanya.
Meski produknya banyak ditujukan untuk wanita di kelompok usia sekitar 30 tahun, ia tetap menyediakan produk untuk remaja.
"Sasaran kami dari dulu konsisten di 30 tahunan, tapi juga ada beberapa produk untuk pengenalan ke bawah usia, ada beberapa seri untuk anak muda. Kalau dari sisi produk yang banyak difavoritkan pembersih wajah dan skincare," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
