
Jateng terapkan kebijakan kemudahan investasi langsung konstruksi

Batang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menerapkan kebijakan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengenai Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK).
Direktur Perencanaan Sumber Daya Alama (SDA) dan Industri Manufaktur BKPM Ratih Purbasari Kania, Rabu, mengatakan selama ini salah satu kendala utama yang dihadapi pelaku usaha adalah lamanya waktu proses perizinan dasar yakni pada tahap konstruksi.
"Melalui program tersebut, diharapkan menjadi solusi untuk mempercepat proses pembangunan di kawasan industri. Dengan adanya KLIK ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menjadikan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru," katanya.
Di sela Rapat Koordinasi Daerah Dalam Rangka Implementasi Kemudahan Langsung Konstruksi (KLIK) Kawasan Industri Provinsi Jawa Tengah, ia mengatakan sesuai Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 5 tahun 2025 program KLIK diberikan kepada pelaku usaha yang masuk kategori menengah hingga tinggi.
Bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan program tersebut, kata dia, perusahaan harus mendapatkan izin prinsip dulu dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Setelah itu, maka dapat langsung melakukan konstruksi sambil secara paralel mengurus izin lainnya seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Lingkungan (UKL/UPL, Amdal), dan perizinan pelaksanaan daerah lainnya sepanjang telah memenuhi Tata Tertib Investasi Kawasan Industri (Estate Regulation).
"Jadi, diharapkan waktu tempuh perizinannya bisa berkurang sekitar 6 bulan-1,5 tahun. Jawa Tengah memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang apik dari kawasan industri," katanya.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah Sakina Rosellasari mengatakan strategi KLIK menjadi terobosan untuk melaksanakan proses konstruksi bangunan lebih cepat.
Di Jawa Tengah, kata dia, terdapat empat daerah yang memiliki kawasan industri yakni Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kendal, dan Kabupaten Batang.
"Kemudahan ini tentunya akan menjadi daya tarik pelaku usaha untuk melakukan investasi. Selain (kemudahan) yang sudah ada di kawasan industri yakni tax allowance, tax holiday, dan tax deduction," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
