Magelang (ANTARA) - Bupati Magelang Grengseng Pamuji memimpin langsung kegiatan pembukaan ruang aspirasi di Kecamatan Pakis bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
"Melalui ruang aspirasi ini kami akan minta saran, masukan dan mungkin kritik dari masyarakat semua sebagai bahan perencanaan pembangunan di masa yang akan datang," katanya di Magelang, Selasa.
Ia menjelaskan ruang aspirasi bertujuan mendekatkan pemerintah kepada masyarakat sehingga pemerintah dapat mendengarkan dan menyerap secara langsung masukan, gagasan, dan kritik dari masyarakat untuk membangun daerah setempat.
Ruang aspirasi telah diselenggarakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Magelang. Daerah setempat meliputi 21 kecamatan. Melalui forum tersebut, diketahui bahwa di setiap kecamatan memiliki permasalahan dan kebutuhan yang berbeda-beda, antara lain tentang permintaan infrastruktur, pengelolaan sampah, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pertanian.
Pada kesempatan ini, ia juga meminta maaf karena selama delapan bulan terakhir menjabat bupati bersama Wakil Bupati Magelang Sahid belum bisa sepenuhnya mewujudkan janji-janji politik karena keterbatasan anggaran daerah.
Namun demikian, ia mengatakan, selama delapan bulan terakhir ini Pemerintah Kabupaten Magelang telah melaksanakan beberapa program untuk masyarakat, antara lain memberikan seragam sekolah gratis kepada siswa SD dan SMP. Namun, untuk sekolah swasta belum bisa mendapatkan semua karena keterbatasan anggaran.
"Semoga di anggaran 2026 ke depan bantuan seragam gratis ini bisa lebih merata bagi sekolah negeri dan swasta, baik SD dan SMP," katanya.
Pemerintah Kabupaten Magelang juga telah memberikan fasilitas dalam program Antar Jemput Anak Sekolah Gratis (Angkutan Aman) meskipun belum semua terlayani.
Saat ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang telah melayani sembilan rute dalam operasional program tersebut.
"Rencana tahun depan akan ditambah lagi menjadi 12 rute," katanya.
Pemerintah Kabupaten Magelang juga telah memberikan layanan kesehatan rawat inap gratis bagi masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Magelang di rumah sakit milik pemerintah kabupaten setempat. Program tersebut hingga saat ini sudah berjalan selama dua bulan.
Ia mengakui pelayanan tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mengampu lebih banyak masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Magelang juga telah memberikan bantuan berupa bea siswa bagi pemuda berprestasi, utamanya mahasiswa yang baru masuk kuliah.
Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Magelang baru bisa menganggarkan dan memberikan layanan tersebut kepada 600 pemuda berprestasi, sedangkan pada 2026 akan memberikan program itu kepada 1.000 pemuda berprestasi.
Baca juga: Bupati Magelang gelar ruang aspirasi masyarakat di Kantor Kecamatan Grabag

