Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang: Realisasi PAD sektor pariwisata mencapai Rp2,46 miliar

Selasa, 27 Januari 2026 10:26 WIB
Image Print
Para wisatawan sedang meninkmati arung jeram di River Tubing Desa Pandansari, Kabupaten Batang, belum lama ini. (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menginformasikan pencapaian realisasi Pendapatan Asli Daerah 2025 dari sektor pariwisata mencapai Rp2,46 miliar dari target yang ditetapkan Rp3,8 miliar.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih di Batang, Selasa, mengatakan bahwa angka tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pengelolaan destinasi wisata di bawah naungan pemerintah daerah.

"Target yang ditetapkan Rp3, 8 miliar namun realisasinya Rp2,46 miliar," katanya.

Menurut dia, selama ini, tumpuan utama pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata masih mengandalkan destinasi-destinasi klasik saja seperti Pantai Ujungnegoro, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan objek wisata religi.

"Ya pendapatan asli daerah ini hanya mengandalkan objek-objek itu yaitu perpaduan antara wisata alam dan wisata religi makam Syekh Maulana Maghribi," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya mendorong optimalisasi objek wisata buatan seperti taman budaya dan taman rekreasi Kramat, serta Bandar Ecopark.

Selain itu, kata dia, menjalin kemitraan dengan pihak swasta dan membuka wahana baru yang menarik minat wisatawan sebagai upaya mengejar target pendapatan asli daerah sektor pariwisata ini.

"Ya sebut saja seperti Safari Beach Jateng dan Kayla Hills Pagilaran di area kebun teh juga sedang naik daun berkat spot foto kastil es krim raksasanya yang viral," katanya.



Baca juga: Pemkab Batang mempercepat penanganan akses jalan dua lokasi longsor



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026