Solo (ANTARA) - Perum Bulog Surakarta secara serentak menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak di wilayah Solo Raya.
Pemimpin Cabang Bulog Surakarta Nanang Harianto di Solo, Jawa Tengah, Jumat mengatakan Bulog kembali mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan bantuan pangan berupa beras cadangan beras pemerintah ditambah dengan minyak goreng untuk alokasi Oktober-November.
Khusus di Solo Raya mendapat alokasi sebanyak 9.630.960 kg CBP dan 1.926.19 liter minyak goreng dengan jumlah penerima 481.548 penerima bantuan pangan (PBP) dengan masing-masing memperoleh 20 kg beras dan empat liter minyak goreng.
Sebagai rincian, jumlah penerima di Kota Surakarta ada sebanyak 37.185 PBP, Wonogiri sebanyak 79.378 PBP, Sukoharjo 55.391 PBP, Sragen 71.580 PBP, Klaten 106.984 PBP, Karanganyar 65.282, dan Boyolali 65.748 PBP.
Ia mengatakan Kancab Surakarta memiliki stok beras cukup banyak hingga mencapai 75.000 ton.
“Stok kami lebih dari cukup untuk menyalurkan bantuan pangan jika berlanjut sampai akhir tahun. Kami jadwalkan penyaluran bantuan pangan akan berlangsung dari awal bulan November sampai dengan 30 November 2025, kami harapkan dapat tersalurkan dengan baik semuanya di akhir Bulan November ini,” katanya.
Terkait hal itu, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras di Bulog karena pihaknya siap mengantarkan kebaikan ini sampai ke desa-desa di seluruh wilayah Solo Raya.
Salah satu lokasi penyaluran yakni di Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta yang dihadiri serta dimonitoring langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, S.E., M. Si, beserta jajaran pemerintahan terkait dan Pemimpin Wilayah Bulog Jateng dan Pemimpin Cabang Bulog Surakarta.
Di Kelurahan Pajang ini sendiri memiliki alokasi sebanyak 25.440 kg beras dan 5.088 liter minyak goreng untuk 1.272 PBP.
Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mengatakan sejak terbitnya Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 347 Tahun 2025 tanggal 14 Oktober 2025, Wilayah Bulog Jawa Tengah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait, baik Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Sosial, beserta Jajaran TNI dan Polri.
Secara total di Wilayah Jawa Tengah yang terdiri dari Cabang Surakarta, Semarang, Pati, dan Tegal terdapat sebanyak 1.947.076 penerima bantuan pangan.
Ia mengatakan progam bantuan pangan ini adalah sebagai wujud nyata pemerintah dalam menstimulus ekonomi kepada rakyat yang membutuhkan.
“Tentunya bantuan pangan ini sudah dinantikan oleh PBP. Sosialisasi di tingkat kota atau kabupaten, kecamatan hingga desa atau kelurahan sudah dilakukan untuk menyampaikan informasi baik ini,” katanya.

