Solo (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta resmi meluncurkan bantuan pangan untuk alokasi Oktober-November 2025 di Kompleks Pergudangan Ngabeyan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis.
Peluncuran tersebut didasari oleh Surat Kepala Bapanas Nomor 347/TS.03.03/K/10/2025 tanggal 14 Oktober 2025 perihal Penugasan Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan MINYAKITA Periode Bulan Oktober-November Tahun 2025. Selain itu juga Keputusan Kepala Bapanas Nomor 371 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Pemberian Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Periode Bulan Oktober dan November Tahun 2025.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta Nanang Harianto mengatakan program tersebut bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan pangan (PBP).
“Selain itu juga sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan, mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen,” katanya.
Ia mengatakan pemberian bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng di seluruh Indonesia yang diberikan kepada 18.277.083 PBP dengan ketentuan beras sebanyak 10 kg/PBP/alokasi.
Sedangkan minyak goreng MINYAKITA sebanyak dua liter/PBP/alokasi yang disalurkan untuk dua bulan alokasi Oktober dan November Tahun 2025.
Sesuai dengan aturan, dikatakannya, batas waktu pelaksanaan penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng sampai dengan 30 November 2025.
Pagu bantuan pangan beras se-Solo Raya mengacu pada by name by addres (BNBA) tahun 2025 yang sudah diterima BULOG dari Bapanas sebanyak 481.548 PBP,
“Alokasi khusus bagi Perum BULOG Kancab Surakarta meliputi Kota Solo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten wonogiri, dan Kabupaten karanganyar,” katanya.
Ia mengatakan pagi penyaluran bantuan pangan untuk komoditas beras dua alokasi sebesar 9.630.960 kg. Sedangkan komoditas minyak goreng, pagu penyaluran di Wilayah Kerja Perum BULOG Kancab Surakarta sebesar 1.926.192 liter.
Terkait hal itu, pihaknya berkomitmen untuk secara bertahap menyalurkan bantuan hingga selesai.
“Terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari Pemerintah Kabupaten/Kota se-Solo Raya sehingga pelaksanaan dalam penugasan yang diberikan dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

