Solo (ANTARA) - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surakarta menggandeng Gigigo Dental Care memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia Tahun 2025.
Pada kegiatan yang diselenggarakan di SD Sumber 2 Surakarta, Jawa Tengah, Rabu TP PKK memberikan edukatif bertema Jadilah Pahlawan CTPS di Lingkungan Kita. Kegiatan ini diisi dengan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pemeriksaan gigi gratis bekerja sama dengan Gigigo Dental Care.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta Vanessa Respati Ardi menyampaikan kegembiraannya atas antusias anak-anak mengikuti kegiatan ini.
“Saya senang sekali bisa merayakan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, karena ini juga mengedukasi anak-anak untuk membiasakan menjaga kebersihan sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan pentingnya menanamkan kesadaran menjaga kebersihan bukan hanya pada tangan tetapi juga gigi dan mulut.
“Kalau anak-anak terbiasa menjaga kebersihan, mereka akan lebih sehat dan terhindar dari penyakit. Termasuk dengan perawatan gigi. Alhamdulillah hari ini bisa bersinergi dengan Gigigo Dental Care agar anak-anak tahu sejak dini pentingnya menjaga gigi tetap sehat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SD Sumber 2 Surakarta Sri Indy Astuti menyambut baik kolaborasi ini.
“Kami sangat semangat mengikuti kegiatan ini karena memberikan pengalaman belajar bermakna bagi anak-anak. Cuci tangan sudah menjadi budaya di sekolah kami sebagai bagian dari PHBS, dan hari ini makin diperkuat dengan kegiatan edukatif pemeriksaan gigi seperti ini,” jelasnya.
Menurutnya, pemeriksaan gigi berjalan lancar dan disambut antusias oleh 165 siswa.
“Awalnya anak-anak agak takut, tapi pendekatan tim kesehatan sangat baik, dokter muda, ramah, dan tidak memakai jas dokter sehingga anak-anak merasa nyaman. Akhirnya semua siswa dari kelas 1 hingga 6 ikut diperiksa,” tuturnya.
Ia berharap kesadaran menjaga kesehatan gigi akan terus tumbuh di kalangan siswa.
Sementara itu, Owner Gigigo Dental Care drg. Monica Ekania Ghaisani yang hadir langsung bersama rekan dokter gigi dan tim Gigigo menyampaikan apresiasinya atas kegiatan kolaboratif ini.
“Pemeriksaan gigi seperti ini sudah sering kami lakukan, karena banyaknya warga termasuk siswa SD yang masih perlu edukasi lebih untuk perawatan gigi yang baik dan benar,” jelas drg. Monica.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi bersama dengan TP PKK Kota Surakarta.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar anak-anak Solo tumbuh dengan gigi yang sehat dan senyum percaya diri,” katanya.
Ia mengatakan kolaborasi dilaksanakan dalam upaya membentuk generasi muda yang sehat, bersih, dan sadar pentingnya menjaga kebersihan diri, dimulai dari tangan dan gigi.

