Logo Header Antaranews Jateng

Menyambut mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta "Mengasah Talenta, Mengukir Prestasi"

Minggu, 17 Agustus 2025 20:16 WIB
Image Print
Wakil Ketua Masta PMB UMS Peni Indrayudha, Bio.med.Ph.D. ANTARA/HO-UMS

Solo (ANTARA) - Oleh Wakil Ketua Masta PMB UMS Peni Indrayudha, Bio.med.Ph.D


Setiap tahun, kedatangan mahasiswa baru selalu menjadi momentum penting bagi sebuah universitas. Di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), penyambutan mahasiswa baru bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah gerbang awal yang menghubungkan para generasi muda dengan dunia akademik, profesional, sekaligus spiritual.

Tahun ini, tema yang diangkat sangat relevan dengan tuntutan zaman: “Mengasah Talenta, Mengukir Prestasi, dan Memperluas Kompetensi di Era Teknologi Modern”, dengan slogan Islami, Mencerahkan, Unggul, Mendunia, Sustainable. Tema dan slogan ini bukan hanya rangkaian kata, tetapi sebuah visi dan arah perjalanan mahasiswa selama menempuh studi di UMS.

Mengasah talenta: menemukan potensi diri

Perjalanan seorang mahasiswa dimulai dari pengenalan terhadap diri sendiri. Setiap mahasiswa baru datang dengan latar belakang, pengalaman, dan bakat yang berbeda. Ada yang unggul di bidang akademik, ada yang berbakat dalam seni, olahraga, kepemimpinan, maupun kegiatan sosial.

UMS memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk mengasah talenta tersebut melalui organisasi kemahasiswaan, kelompok riset, kegiatan seni dan olahraga, maupun kegiatan pengabdian masyarakat.

Talenta yang dimiliki mahasiswa bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga harus diarahkan agar memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Dengan bekal nilai-nilai Islam yang menjadi fondasi, mahasiswa UMS didorong untuk menjadikan potensi dirinya sebagai jalan dakwah bil hal — dakwah dengan tindakan nyata. Inilah wujud nyata dari slogan mencerahkan: talenta yang diasah bukan sekadar demi gengsi pribadi, melainkan untuk memberi cahaya bagi orang lain.

Mengukir prestasi: melangkah dengan integritas

Setelah talenta terasah, langkah berikutnya adalah mengukir prestasi. Prestasi mahasiswa tidak terbatas pada bidang akademik, tetapi juga mencakup penelitian, kewirausahaan, seni, olahraga, serta kontribusi sosial.

Prestasi adalah buah dari kerja keras, disiplin, serta keikhlasan dalam berproses. Di era teknologi modern, mahasiswa memiliki akses luas pada informasi, sumber belajar digital, serta jejaring global. Semua itu bisa menjadi modal besar untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Namun, prestasi sejati bukan hanya tentang jumlah medali atau sertifikat. Prestasi yang bermakna adalah ketika mahasiswa mampu menjaga integritas, kejujuran, serta memberikan dampak nyata bagi lingkungannya.

Mahasiswa UMS harus mampu membuktikan bahwa mereka tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga unggul dalam akhlak. Inilah esensi dari visi unggul mendunia: tidak hanya berkompetisi secara global, tetapi juga membawa identitas Islami yang melekat dalam setiap karya.

Memperluas kompetensi: siap hadapi tantangan global

Era teknologi modern menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Disrupsi digital, kecerdasan buatan, big data, hingga transformasi industri 4.0 menuntut mahasiswa untuk memiliki kompetensi lintas bidang.

Tidak cukup hanya menguasai teori dari bangku kuliah, mahasiswa juga harus memiliki keterampilan praktis: komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, literasi digital, serta kemampuan beradaptasi.

UMS dengan berbagai program internasionalisasi, kerja sama riset, hingga pembelajaran berbasis teknologi, memberikan jalan bagi mahasiswa untuk memperluas kompetensi. Mahasiswa didorong untuk aktif mengikuti pertukaran pelajar, riset kolaboratif, maupun berbagai macam program magang. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya siap menghadapi tantangan di dalam negeri, tetapi juga siap bersaing di kancah global.

Kompetensi yang diperluas ini harus tetap berpijak pada nilai keberlanjutan (sustainable). Mahasiswa UMS tidak hanya dituntut untuk menjadi pribadi yang sukses secara individu, tetapi juga agen perubahan yang peduli terhadap isu lingkungan, sosial, dan keberlanjutan pembangunan.

Inilah bukti nyata bahwa kompetensi modern dapat berjalan seiring dengan nilai Islami yang menekankan pada kebermanfaatan bagi seluruh alam semesta (rahmatan lil alamin).

Penutup

Penyambutan mahasiswa baru UMS dengan tema "Mengasah Talenta, Mengukir Prestasi, dan Memperluas Kompetensi di Era Teknologi Modern" adalah titik awal perjalanan panjang yang penuh tantangan sekaligus peluang. Mahasiswa baru harus menyadari bahwa mereka adalah generasi yang diharapkan mampu membawa perubahan positif, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Dengan semangat Islami Mencerahkan, Unggul, Mendunia, Sustainable, mahasiswa UMS diharapkan tidak hanya menjadi penikmat era teknologi modern, tetapi juga menjadi aktor utama dalam menciptakan inovasi, menegakkan nilai kebenaran, serta mengabdi pada kemaslahatan umat. Inilah makna sejati dari penyambutan mahasiswa baru: sebuah awal untuk mengukir jejak sejarah, demi masa depan yang lebih cerah, bermartabat, dan berkelanjutan.




Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026