
Desain mobil nasional karya anak bangsa menggunakan pendekatan financial engineering

Solo (ANTARA) - PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) memperkenalkan sebuah konsep mobil listrik nasional yang diprakarsai dan didesain langsung oleh talenta-talenta terbaik Indonesia di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Mobil konsep ini tampil perdana di booth TMI sebagai bentuk komitmen terhadap inovasi dan visi mobilitas masa depan Indonesia. Konsep mobil nasional ini penting untuk menunjukkan potensi kompetensi di bidang otomotif dan bagaimana visi Presiden Prabowo Subianto terhadap kemandirian bangsa dapat diterjemahkan dalam sebuah karya nyata.
Team work yang kuat berada di balik lahirnya mobil konsep ini. Bersama-sama, mereka memadukan pengalaman industri selama puluhan tahun baik di dalam negeri maupun di luar negeri dengan ide-ide segar dan identitas lokal untuk menciptakan karya yang relevan secara global.
Pakar rekonstruksi Keuangan Muliandy Nasution yang terlibat dalam tim MobNas I2C melalui keterangan tertulis yang diterima di Solo, Jawa Tengah, Rabu mengatakan seluruh desain mobil telah menggunakan pendekatan financial engineering sejak awal untuk memastikan ketika masuk tahap produksi.
Dengan demikian, harga OTR mobil nasional ini akan terjangkau di masyarakat di tengah gempuran produk asing di tanah air.
Sementara itu, terkait dengan desain Concept Car i2C terdapat elemen ikonik seperti Burung Garuda yang menyimbolkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kedaulatan.
Selain itu juga ada motif batik halus yang mewakili identitas seni daerah, diintegrasikan secara harmonis ke dalam kendaraan untuk menciptakan pengalaman visual yang khas dan kontemporer.
Tampilan eksterior yang tegas dengan siluet terpahat serta ciri bulan Agustus memberikan identitas visual yang kuat dan kesan siap bertualang, memadukan keanggunan dan fungsionalitas pada setiap detail.
Interiornya dirancang dengan garis-garis bersih dan esensial yang menyiratkan keteraturan fungsional, diperkaya dengan sentuhan berkarakter untuk menghadirkan pengalaman premium bagi penumpang.
“Dari proses sketsa hingga finalisasi desain, kami telah melakukan optimalisasi biaya serta mengkalkulasi berbagai skenario sistem produksi untuk menekan seluruh biaya, termasuk untuk desain eksterior dan interior karena tujuannya tidak hanya menciptakan mobil nasional tapi juga bagaimana memproduksi mobil dengan nilai TKDN maksimal namun tetap dengan harga terjangkau. Ini akan membutuhkan waktu, tapi kami semua optimistis bisa sesuai dengan instruksi bapak Presiden,” katanya.
Ia mengatakan proyek ini menggambarkan keterhubungan yang mendalam dengan tanah air, dengan nilai-nilai merek yang terdefinisi sebagai autentik, spiritual, dan penuh daya, membingkai seluruh konsep sebagai sebuah karya yang sarat makna dan relevan secara global.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
