
PLN gelar khitanan gratis untuk anak yatim piatu dan dhuafa

Semarang (ANTARA) - PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) menggelar program kegiatan "Khitanan Bahagia", meliputi pelaksanaan khitanan gratis bagi anak yatim piatu dan dhuafa, pemberian paket sembako, serta santunan kepada seluruh peserta.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor PLN Pusmanpro, Semarang, Selasa, diikuti sebanyak 45 anak yatim dan dhuafa dengan tujuan mendukung generasi muda yang sehat dan kuat.
General Manager PLN Pusmanpro Sukahar menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerja sama Yayasan Baitul Maal PLN Pusmanpro dengan DT Peduli Jawa Tengah.
Setidaknya total dana sebesar Rp68 juta, yang berasal dari zakat pegawai PLN Pusmanpro, digunakan untuk menjalankan program sosial tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas penyaluran zakat dari para pegawai PLN. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir," katanya.
"Program khitan ini bukan hanya menjalankan syariat, tetapi juga merupakan langkah awal membentuk generasi sehat, tangguh, dan hebat di masa depan," lanjutnya.
Sementara itu, Muhammad Ari Fahlul dari YBM PLN Pusmanpro menjelaskan bahwa program itu adalah wujud nyata dari tanggung jawab sosial melalui penyaluran zakat, yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Khitan adalah bagian dari perintah agama. Melalui kegiatan ini, kami juga memberikan santunan serta paket sembako bagi para peserta," katanya.
Ia berpesan kepada para peserta program khitanan itu untuk terus bersemangat menuntut ilmu sebagai bekal kehidupan di masa depan.
"Kepada adik-adik yang mengikuti khitanan, kalian adalah generasi masa depan yang luar biasa. Tetap semangat, terus belajar, dan jadilah pribadi yang membanggakan keluarga, agama, dan bangsa. Semoga ini menjadi bekal lahir dan batin bagi kalian," katanya.
Aryo, orang tua salah satu peserta mengungkapkan rasa terima kasihnya karena anaknya bisa mengikuti khitan tanpa biaya dan mendapatkan bantuan tambahan.
"Kami sangat terbantu dengan program ini. Anak saya bisa dikhitan tanpa biaya, bahkan mendapatkan sembako dan santunan. Semoga semua yang terlibat diberi balasan kebaikan oleh Allah SWT," katanya.
"Khitanan Bahagia" diharapkan menjadi agenda rutin yang terus berkembang, membantu lebih banyak anak untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat mental, dan menjadi generasi hebat di masa depan.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
