
SDM di bidang transportasi didorong kuasai teknologi

Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Achmad Husein mendorong seluruh sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di bidang transportasi untuk menguasai teknologi seiring dengan makin banyaknya inovasi berbasis aplikasi yang dikembangkan Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
"Saya sudah bicara bahwa kita harus menggunakan backbone yang ada sekarang, yaitu IT (teknologi informatika/TI), digitalisasi. Ini seperti di kir sudah selesai, maka kalau ada keluhan-keluhan soal kir, bilang ke saya karena ini (penanganan kir, red.) nyaris sudah sempurna, maka jadi percontohan," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.
Bupati mengatakan hal itu usai meresmikan sejumlah inovasi yang dikembangkan Dinhub Kabupaten Banyumas di Terminal Bus Tipe A Bulupitu, Purwokerto.
Baca juga: Pengusaha transportasi di Kudus berharap perhatian pemerintah
Menurut dia, inovasi-inovasi yang dikembangkan Dinhub Banyumas tidak hanya di terminal, juga Sungai Serayu, layanan bus buy the service (BTS), dan bus pariwisata.
"Bus pariwisata nanti kita percepat. (Pengoperasian) bus pariwisata gratis itu nanti kita percepat," katanya.
Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menyiapkan lima bus pariwisata gratis yang akan melayani wisatawan ke sejumlah objek wisata.
Disinggung mengenai kesiapan SDM di bidang transportasi khususnya sopir dan awak angkutan umum lainnya, Bupati mengakui jika masih banyak yang belum siap.
"Tetapi kalau tidak dipaksa, dimulai dari sedikit-sedikit, kalau kita tidak latih dimulai sedikit-sedikit, tidak akan pernah jadi. Kalau kita menunggu sampai mereka siap, sampai kapan, paksa saja, nantikan merasakan enaknya," katanya menegaskan.
Sementara itu, Kepala Dinhub Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan sejumlah inovasi yang diresmikan Bupati Banyumas, antara lain peluncuran operasionalisasi manajemen parking gate (parkir kendaraan secara elektronik, red.) di Terminal Bus Tipe A Bulupitu.
Menurut dia, pengoperasian manajemen parkir kendaraan secara elektronik tersebut menggantikan sistem sebelumnya yang dilakukan secara manual.
"Dengan adanya manajemen parkir secara elektronik ini, banyak keuntungan yang bisa diperoleh, antara lain peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah), adanya transparansi, dan kenyamanan masyarakat. Yang jelas kenyamanan, karena nantinya masyarakat yang parkir di Terminal Bulupitu menerima asuransi," katanya.
Menurut dia, manajemen parkir tersebut untuk sementara masih menggunakan uang tunai namun ke depan akan beralih ke transaksi nontunai.
Selain manajemen parkir, kata dia, dalam kesempatan tersebut juga diluncurkan aplikasi Simandala, yakni Sistem Informassi dan Manajemen Data Alat Penerangan Jalan.
Ia mengatakan Simandala merupakan aplikasi untuk mengetahui data penerangan jalan umum (PJU) karena selama ini, pihaknya tidak memiliki basis data tentang PJU.
"Nanti dengan aplikasi ini, kita bisa melihat kondisi PJU di titik tertentu, rusak apa enggak, tagihannya berapa, di sekitarnya ada lampu yang mati apa tidak. Masyarakat juga bisa melihatnya dengan menggunakan aplikasi Simandala," katanya.
Ia mengatakan dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Peraturan Bupati Banyumas Nomor 44 Tahun 2021 tentang Jaringan Trayek Angkutan Kota dan Angkutan Perdesaan serta Jumlah Kendaraan yang Melayani Trayek di Kabupaten Banyumas.
Dengan adanya peraturan bupati tersebut, kata dia, nantinya akan ada perubahan trayek angkutan kota dan angkutan perdesaan di Kabupaten Banyumas.
"Perubahan trayek di Banyumas terakhir terjadi pada tahun 2007, apalagi sekarang ada sistem satu arah. Selain itu ada integrasi TransJateng dan nanti ke depan atau akhir tahun 2021 ada operasional TransBanyumas, sehingga harus ada penyesuaian rute angkutan kota dan angkutan perdesaan maupun angkutan lainnya agar tidak berbenturan serta bisa terintegrasi," katanya menjelaskan.
Baca juga: Pegawai Pemkot Semarang wajib naik transportasi umum setiap Selasa
Baca juga: Transportasi wisata di Kudus mulai bangkit
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
