Logo Header Antaranews Jateng

Bupati Banyumas minta karang taruna aktif jawab berbagai persoalan sosial

Minggu, 19 April 2026 20:19 WIB
Image Print
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengukuhkan pengurus Karang Taruna Kabupaten Banyumas periode 2026-2031 di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026). ANTARA/HO-Pemkab Banyumas

Purwokerto, Jawa Tengah (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meminta pengurus Karang Taruna Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, aktif menjawab berbagai persoalan sosial masyarakat di tengah dinamika perkembangan zaman.

"Di tengah dinamika perkembangan zaman, generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari pengangguran, kemiskinan, penyalahgunaan teknologi, hingga menurunnya kepedulian sosial. Kondisi ini mendorong peran aktif karang taruna sebagai bagian dari solusi," katanya dalam pengukuhan 43 anggota pengurus Karang Taruna Kabupaten Banyumas periode 2026-2031 di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Banyumas, Minggu.

Ia mengatakan karang taruna memiliki peran strategis sebagai organisasi sosial kepemudaan yang tidak hanya menjadi wadah berkreasi dan berinovasi, juga mitra pemerintah dalam menangani berbagai persoalan sosial secara nyata dan berkelanjutan.

Menurut dia, karang taruna perlu hadir sebagai garda terdepan dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing, sekaligus mendorong tumbuhnya kewirausahaan pemuda serta memperkuat nilai kepedulian sosial dan gotong royong.

Oleh karena itu, kata dia, momentum pelantikan tersebut tidak boleh dimaknai sekadar seremonial, melainkan menjadi titik awal untuk bekerja nyata di tengah masyarakat.

“Karang taruna harus mampu hadir sebagai organisasi yang aktif, responsif, dan inovatif dalam menjawab berbagai kebutuhan dan permasalahan sosial di lingkungan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

Ia menilai pemanfaatan teknologi dapat membantu memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas organisasi, serta mempromosikan potensi daerah.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas akan terus menjadikan karang taruna sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui penguatan peran pemuda.

“Sinergi antara pemerintah daerah, karang taruna, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar program yang dijalankan lebih terarah dan memberikan dampak nyata,” kata Bupati.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Banyumas Juli Krisdianto menyatakan kesiapannya menjadikan organisasi tersebut sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam hal ini, pihaknya mulai menyusun metodologi pendataan sosial yang dapat dimanfaatkan pemerintah, termasuk data warga miskin yang dilengkapi dokumentasi serta informasi bantuan yang telah diterima.

“Kami sudah mulai membuat metodologi pendataan, sehingga ketika pemerintah membutuhkan data, misalnya terkait warga miskin di suatu desa, kami bisa menyajikan data lengkap beserta kondisi riil di lapangan,” katanya.

Juli mengatakan sinergi antara karang taruna dan pemerintah akan terus ditingkatkan guna mendorong terwujudnya Banyumas yang lebih produktif, adil, dan sejahtera.

Pengurus inti Karang Taruna Kabupaten Banyumas periode 2026-2031 yang dikukuhkan terdiri atas Juli Krisdianto (Ketua), Waryono (Wakil Ketua I), Imam Ahfas (Wakil Ketua II), Edris Santoso (Wakil ketua III), Arif Yuliarso (Sekretaris), Alfiatun Khasanah (Wakil Sekretaris I), Mahmud Arif Alfajri (Wakil Sekretaris II), Wahyu Albar Sutisna (Bendahara), Balqis Fadilla (Wakil Bendahara I), dan Jatmono (Wakil Bendahara II)


Baca juga: Pemkab Banyumas siapkan kreator konten promosi pariwisata



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026