Logo Header Antaranews Jateng

Tempat keramaian, Dinkes Kudus gelar rapid test antigen

Sabtu, 2 Januari 2021 17:53 WIB
Image Print
Petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengambil spesimen dari salah satu pengunjung ADA Swalayan Kudus untuk melakukan pemilihan masyarakat yang berpotensi terpapar penyakit virus corona melalui rapid test antigen, Sabtu (2/1/2021). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar rapid test (tes cepat) antigen untuk mendeteksi lebih dini dengan melakukan pemilahan masyarakat yang berpotensi terpapar penyakit virus corona di tempat-tempat keraiaman, Sabtu.

Lokasi yang menjadi sasaran tes cepat antigen adalah ADA Swalayan, Terminal Induk Jati, Puskesmas Jekulo, Ramayana Mall, dan Hypermart Kudus.

"Dari kelima lokasi tersebut, kami berhasil menyasar 200 orang, baik warga asal Kudus maupun luar Kudus," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Nasiban di Kudus, Sabtu.

Hasilnya, kata dia, terdapat empat orang yang dinyatakan reaktif virus corona atau COVID-19, sedangkan 196 orang negatif. Peserta tes cepat tersebut, kemudian dilakukan tes usap tenggorokan dengan metode PCR atau polymerase chain reaction untuk mendeteksi keberadaan material genetik virus corona.

Mereka juga diedukasi untuk melakukan isolasi mandiri dengan pemantauan dari petugas puskesmas setempat.

Keempat orang yang hasilnya reaktif tersebut, yakni dari ADA Swalayan serta dari Puskesmas Jekulo. Keempatnya berasal dari Desa Gondoharum, Jekulo, Gondangmanis, dan Ploso.

Pemeriksaan tes cepat antigen tersebut, merupakan yang pertama dilakukan oleh Dinkes Kudus setelah menerima bantuan alat rapid test antigen dari pemerintah pusat sebanyak 400 alat rapid test antigen.



Pewarta :
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026