Logo Header Antaranews Jateng

Empat sekolah di Pati raih Adiwiyata Nasional 2025

Selasa, 27 Januari 2026 16:10 WIB
Image Print
Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri Penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (27/1/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Pati

Pati (ANTARA) - Sebanyak empat sekolah tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berhasil mendapatkan predikat Adiwiyata Nasional 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup atas keberhasilan menciptakan budaya peduli lingkungan melalui pendidikan.

"Kami mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah mendapatkan predikat Adiwiyata. Capaian ini diharapkan menjadi penguat gerakan pendidikan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat," kata Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri Penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pati di Pati, Selasa.

Selain empat sekolah berpredikat Adiwiyata Nasional, kata dia, tercatat satu sekolah meraih predikat sekolah Adiwiyata Mandiri, 13 sekolah Adiwiyata Provinsi, dan 31 sekolah Adiwiyata Kabupaten.

Ia menegaskan peran sekolah strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada generasi muda.

Oleh karena itu, seluruh sekolah di daerah itu diminta terlibat aktif menanamkan kepedulian lingkungan kepada siswa sejak dini, agar penerapannya tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dipraktikkan di masyarakat.

Melalui pendidikan lingkungan, katanya, siswa didorong memiliki kesadaran menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, serta mencintai alam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurut Chandra, penghargaan Adiwiyata bukan tujuan akhir, melainkan penguat komitmen sekolah dalam membangun karakter peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan secara berkelanjutan.

"Melalui kebijakan sederhana seperti menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, sanitasi dan drainase, konservasi air dan energi, hingga penanaman pohon, anak-anak dilatih peka terhadap persoalan lingkungan," ujarnya.

Ia menilai pendidikan lingkungan hidup di sekolah menjadi bagian penting dari upaya pencegahan jangka panjang, terutama di tengah meningkatnya persoalan lingkungan, seperti banjir yang kini terjadi di berbagai daerah.

Pemkab Pati terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi, termasuk bersama BPBD dan kementerian terkait, dalam penanganan bencana serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati Tulus Budiharjo menjelaskan Program Sekolah Adiwiyata upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah dengan melibatkan seluruh warga sekolah.

"Program Adiwiyata bertujuan mewujudkan sekolah berkarakter lingkungan. Penilaiannya dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga mandiri," ujarnya.

Sebanyak empat sekolah yang berhasil meraih predikat Adiwiyata Nasional, yakni SMAN 1 Pati, SMPN 2 Wedarijaksa, SD Islam Al Hidayah, dan SDN Kuniran 03. Sementara predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri diraih oleh SMPN 2 Gununwungkal.


Baca juga: Polresta Pati gencar sosialisasi larangan balap liar di sekolah



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026