Logo Header Antaranews Jateng

3.610 orang di Cilacap dites usap massal

Selasa, 25 Agustus 2020 19:33 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Cilacap (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, melalui Dinas Kesehatan setempat hingga tanggal 24 Agustus 2020 telah memeriksa 3.610 orang melalui tes usap atau pengujian rantai reaksi polimerase (PCR) secara massal.

"Dari jumlah 3.610 sampel yang kami periksa, sebanyak 2.852 orang atau 79 persennya dinyatakan negatif dari COVID-19," kata Kepala Dinkes Cilacap Pramesti Griana Dewi di Cilacap, Selasa.

Sementara yang terkonfirmasi positif COVID-19, kata dia, sebanyak 126 orang atau 3,5 persen, sedangkan sebanyak 632 orang lainnya atau 17,5 persen masih menunggu hasil.

Baca juga: Pemkab Jepara serempak kampanyekan protokol kesehatan lawan COVID-19

Dari 126 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut, lanjut dia, sebanyak 102 orang positif diagnostik dan 24 orang positif "follow up".

Ia mengatakan hingga saat ini, pemeriksaan COVID-19 dengan menggunakan tes usap atau PCR di Kabupaten Cilacap rata-rata sebanyak 50 sampel per hari.

"Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah telah menunjuk Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sebagai tempat pemeriksaan sampel tes usap COVID-19 dari Kabupaten Cilacap. Kami juga menjalin kerja sama dengan Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Cilacap," jelasnya.

Selain tes usap atau PCR, kata dia, penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Cilacap juga dilakukan melalui tes cepat (rapid test).

Pramesti mengatakan berdasarkan data hingga tanggal 24 Agustus 2020, tes cepat tersebut telah dilakukan terhadap 4.127 orang.

"Dari 4.127 orang yang menjalani tes cepat, sebanyak 3.977 orang dengan hasil nonreaktif dan 150 dengan hasil reaktif," katanya.

Ia mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kegiatan 3T (testing, tracing, and treatment) dalam upaya mencegah peningkatan penularan COVID-19 dan meningkatkan angka kesembuhan pasien yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona jenis baru itu.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026