138 pasien COVID-19 di Kabupaten Magelang sembuh

id kabupaten magelang, pasien covid, banyak sembuh

138 pasien COVID-19 di Kabupaten Magelang sembuh

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi. ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Sebanyak 138 orang dari total 145 pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ,telah dinyatakan sembuh kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Nanda di Magelang, Sabtu, mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang yang masih dirawat tinggal tiga orang, sedangkan yang meninggal empat orang.

Ia menuturkan hari ini ada tambahan 7 pasien dalam pengawasan (PDP), namun ada 10 PDP yang dinyatakan sembuh.

Sebanyak 10 PDP yang dinyatakan sembuh, yakni tiga orang dari Kecamatan Secang, dua dari Windusari dan masing-masing satu orang dari Kecamatan Candimulyo, Borobudur, Salaman, Srumbung dan Muntilan.

Baca juga: Di Boyolali, pasien COVID-19 sembuh bertambah lima orang

Kemudian 7 PDP baru berasal dari Kecamatan Candimulyo, Mertoyudan, Pakis, dan Borobudur masing-masing satu orang dan dari Kecamatan Salaman ada 3 orang.

Jumlah kumulatif PDP hingga saat ini 290 orang, 14 dirawat, 34 meninggal dan 242 sembuh.

Orang dalam pemantauan (ODP) hingga saat ini masih 14 orang.

"Orang dalam pemantauan hari ini tidak ada penambahan baru maupun yang lolos pantau. Jadi jumlah yang dipantau hingga saat ini, masih tetap 14 orang," katanya.

Ia menyampaikan masih adanya pasien positif dan PDP tersebut menandakan jika virus corona di Kabupaten Magelang masih ada.

Nanda menuturkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan.

"Selain itu, mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh," katanya.

Baca juga: Kota Magelang dinilai mampu kendalikan kasus COVID-19
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar