Delapan pasien COVID-19 di Batang dinyatakan sembuh

id Pemkab Batang, COVID

Delapan pasien COVID-19 di Batang dinyatakan sembuh

Bupati Batang Wihaji bersama Kepala Dinas Kesehatan Muchlasin dan Kabag Protokol dan Pimpinan Komunikasi Triossy Juniarto saat memaparkan penyebaran kasus COVID-19. ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Delapan orang dari 22 pasien positif virus corona jenis baru (COVID-19) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Delapan pasien sembuh sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya. Adapun 13 pasien positif COVID-19 masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kalisari Batang dan di Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM), serta satu orang meninggal," kata Bupati Batang Wihaji di Batang, Jumat siang.

Menurut dia, delapan pasien tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.

Baca juga: Dokter positif COVID-19 di Kudus dinyatakan sembuh

Adapun berdasar data Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Batang, kata dia, jumlah total orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 824 orang terdiri atas 112 orang berstatus ODP dan 712 orang dinyatakan selesai.

Kemudian, total jumlah PDP sebanyak 52 orang terdiri atas 10 orang masih dirawat, 34 dinyatakan selesai, serta 8 orang meninggal.

Ia mengatakan sebanyak delapan orang yang dinyatakan sembuh COVID-19 ini berasal dari Kecamatan Batang tiga orang, Kandeman (2), Banyuputih (1), Blado (1), serta Kecamatan Limpung (1).

Perkembangan kasus pandemi COVID-19 di wilayah itu, kata dia, cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pasien positif virus corona di beberapa kecamatan.

"Oleh karena, perlu adanya kedisplinan menjaga kesehatan dan hati-hati menjaga jarak seiring datangnya para pemudik. Tren kenaikan jumlah pasien virus corona juga karena faktor tidak jujur dari warga ketika ditanya riwayat perjananannya," katanya.

Ada 14 kecamatan dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang dinyatakan zona merah dan kuning, kecuali Kecamatan Gringsing yang masih berstatus sebagai zona hijau.

Baca juga: Wali Kota Hendi: Tak ada kematian pasien COVID-19 di Semarang dalam 15 hari terakhir
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar