Batang (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memberikan edukasi mitigasi kebencanaan kepada para siswa sekolah melalui kegiatan simulasi bencana.
Kepala Disdikbud Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Soedibyo, di Batang, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya akan terus menggiatkan simulasi mitigasi kebencanaan ke beberapa sekolah lainnya yang memiliki kerawanan bencana.
"Kami sudah melakukan simulasi di SMP Negeri 7 Batang yang memiliki kerawanan gempa. Kami berharap kegiatan simulasi ini bisa dicermati para siswa agar bisa menyiapkan diri atau mengerti langkah penanganan saat terjadi bencana," katanya.
Menurut dia, kegiatan simulasi tersebut akan terus digiatkan di beberapa sekolah lain seperti SMP Negeri 4 yang memiliki kerawanan tanah longsor, SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 9 yang rawan banjir.
"Terdapat beberapa sekolah yang termasuk dalam Satuan Pendidikan Aman Bencana yang menjadi prioritas Disdikbud untuk kegiatan simulasi kebencanaan pada siswa," katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Batang Muhammad Fajeri mengatakan pada 2024, SMP Negeri 7 merupakan salah satu sekolah yang terdampak gempa.
Kegiatan simulasi untuk kedua kalinya ini, kata dia, merupakan pembelajaran bagi pelajar atau siswa agar mereka lebih siap apabila terjadi peristiwa serupa.
"Kita tidak mengharapkan itu (bencana) terjadi lagi. Akan tetapi, ketika terjadi (bencana), bagaimana sikap guru, siswa, dan pemangku kebijakan sekolah bisa bersinergi mengambil langkah penanganan yang tepat," katanya.
Baca juga: BPBD Cilacap waspadai ancaman siklon tropis

