Pasien sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Magelang bertambah satu

id kabupaten magelang, sembuh dari covid19,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid

Pasien sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Magelang bertambah satu

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi. ANTARA/HO - Humas Pemkab Magelang

Magelang (ANTARA) - Seorang pasien positif terjangkit virus corona (COVID-19) warga Kabupaten Magelang dinyatakan sembuh, kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

"Kami telah mendapatkan informasi bahwa ada satu lagi pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang dinyatakan sembuh sehingga sampai hari ini ada dua pasien yang sudah sembuh," katanya di Magelang, Rabu.

Pasien yang baru dinyatakan sembuh dari COVID-19 adalah warga Kecamatan Borobudur. Sebelumnya juga dinyatakan sembuh dari COVID-19 warga Kecamatan Tegalrejo.

Ia menuturkan sampai sekarang masih tersisa 5 pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang. Sembuhnya pasien warga Borobudur tersebut sebenarnya jumlah pasien positif corona di Kabupaten Magelang tinggal 4 orang, ternyata ada penambahan lagi satu pasien positif corona dari Kecamatan Dukun.

Baca juga: Update COVID-19 : 222 sembuh dan 2.956 kasus positif di Indonesia

"Pasien dalam pengawasan (PDP) tersebut dinyatakan positif setelah dilakukan tes swab, yang bersangkutan ini tidak dirawat di rumah sakit tetapi melakukan karantina mandiri karena kondisinya membaik dan dengan pengawasan ketat dari petugas kesehatan," katanya.

Nanda mengatakan dua pasien yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19, masih harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan petugas kesehatan.

"Meskipun sudah dinyatakan sembuh, kedua pasien ini masih tetap harus menjalankan protokol kesehatan, yakni dengan isolasi atau karantina mandiri dengan pengawasan petugas kesehatan," katanya.

Baca juga: Dua dokter positif COVID-19 di Batang dinyatakan sembuh
Baca juga: Kata pasien sembuh COVID-19, jangan panik


 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar