Polresta Surakarta tingkatkan patroli ke kampung-kampung cegah COVID-19

id Polresta Surakarta ,patroli ke kampung kampung ,cegah COVID 19,penanganan corona,virus corona,corona,covid 19,2019 ncov

Polresta Surakarta tingkatkan patroli ke kampung-kampung cegah COVID-19

Kepala Polres Kta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai saat memberikan keterangan dalam rangka ikut mencegah penyebaran corona virus disease (COVID-19) di Kota Solo, Senin. (23/3/2020). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

Solo (ANTARA) - Polres Kota Surakarta bersama pemerintah daerah setempat tingkatkan patroli ke kampung-kampung di Solo, untuk memberikan imbauan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran corona virus disease (COVID-19).

"Kami membantu pemerintah daerah berpatroli ke kampung-kampung mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah, untuk mencegah penyebaran virus itu," kata Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai, di Solo, Senin.

Anggotanya bersama petugas kelurahan, dan Linmas berkeliling kampung mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Masyarakat diimbau menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat.

Baca juga: Kapolri keluarkan maklumat ikuti Pemerintah tekan COVID-19

Bahkan, dengan dikeluarkannya maklumat dari Kepala Polri Jenderal Pol Idham Azis, kata Andi Rifai, izin keramaian yang mendatangkan banyak massa untuk sementara ditunda terlebih dahulu.

"Apalagi, kegiatan aksi seperti demo, jika ada berarti tidak ada izinnya harus ditertibkan," ucap Andy menegaskan.

Kendati demikian, Andy mengimbau masyarakat tetap tenang dan jangan panik, serta untuk tetap di rumah guna mencegah penularan COVID-19.

"Kami juga membantu Pemkot Surakarta atau pemerintah daerah setempat dalam mencegah penyebaran COVID-19 itu," kata Andy.

Selain itu, Polresta Surakarta juga ikut memantau masalah persediaan dan pasokan barang kebutuhan pokok atau sembako serta lainnya di Solo.

"Masyarakat jangan melakukan pembelian barang kebutuhan pokok yang berlebihan, karena stok pangan di wilayah ini, masih cukup," ujarnya.

Menyinggung soal kegiatan operasi pemeriksaan kendaraan di jalan, kata Andy, untuk sementara ditiadakan, dan melihat situasi perkembangan wabah COVID-19.

Namun, jika ada pengendara yang melakukan pelanggaran di jalan dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas tetap harus ditindak.

Baca juga: Polri akan bubarkan warga yang masih berkerumun
Baca juga: Pasien dalam pengawasan COVID-19 di RST Magelang meninggal
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar