
RSUD Boyolali siapkan ruang isolasi antisipasi virus corona

Boyolali (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Arang Kabupaten Boyolali Jawa Tengah telah menyiapkan ruangan khusus atau isolasi untuk penanganan pasien gejala penyakit virus corona (Covid-19).
Menurut Direktur RSUD Pandan Arang Boyolali Siti Nurrahmah Hidayati, di Boyolali, Kamis, mengatakan RSUD Pandan Arang Boyolali melakukan berbagai persiapan menyikapi merebaknya kasus virus corona yang mengglobal hingga saat ini.
"Rumah sakit di Boyolali ini, telah menyiapkan berbagai fasilitas berupa ruang isolasi yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP)," kata Siti Nurrahmah Hidayati.
Baca juga: Usai pulang dari Korea, seorang warga Kudus dirawat di ruang isolasi
Menurut Siti, RSUD Boyolali menindaklanjuti adanya kasus virus corona (COVID-19) telah menyiapkan tiga ruangan khusus atau isolasi untuk penanganan pasien yang terindikasi kasus virus corona. Ruang isolasi sudah menggunakan dengan standar akreditasi rumah sakit, kebetulan rumah sakit ini, akreditasinya Paripurna.
Selain itu, RSUD Pandan Arang juga telah menyiapkan dan membentuk tim medis yang terdiri atas tenaga dokter dari berbagai keahliannya atau spesialis pada bidangnya untuk penanganan kasus corona.
"Kami telah membentuk tim medis penanganan penyakit corona yang terdiri atas dokter spesialis paru, penyakit dalam, radiologi dan tenaga lainnya," kata Siti.
Baca juga: Demam dari Singapura dan Hong Kong, dua pasien diisolasi di RSUD Banyumas
Bahkan, rumah sakit juga sudah menyiapkan di ruangan khusus tersebut alat pendeteksi dan blower pengatur suhu ruangan.
Selain itu, RSUD Pandan Arang Boyolali telah melakukan simulasi sesuai SOP penangan kasus corona mulai pasien awal datang di rumah sakit hingga dengan bagaimana harus dirujuk ke rumah sakit yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
Bagi tim medis yang menangani kasus corona juga sudah menggunakan alat perlindungan diri yang disiapkan, berupa masker N95, kacamata google, baju dan sepatu. Disamping itu, pihak rumah sakit juga melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan RSUD Pandan Arang.
RSUD Pandan Arang tidak sebagai rumah sakit rujukan untuk perawatan corona, sehingga fungsinya untuk pemeriksaan awal untuk menentukan apakah seorang pasien dicurigai ke arah corona atau tidak. Apabila ada indikasi akan dirujuk ke rumah sakit rujukan Corona yang ditunjuk oleh Kemenkes.
Kendati demikian, pasien jika sudah dinyatakan positif terjangkit corona, maka RSUD Boyolali bakal merujuk ke rumah sakit pusat atau pemerintah yang ditunjuk oleh Kemenkes seperti, di RSUD dr Moewardi Solo.
Baca juga: Gubernur Ganjar cek kesiapan RSUD Moewardi Surakarta tangani COVID-19
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
