Lancar, UNBK SMP di Pekalongan

id unbk,pekalongan

Lancar, UNBK SMP di Pekalongan

Pekalongan - Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz sedang meninjau pelajsanaan UNBK tingkat SMP/MTs , Senin (23/4). (Foto Kutnadi)

Pekalongan (Antaranews Jateng) - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berlangsung lancar meski masih ada sejumlah kendala.

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa pada pelaksanaan Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada hari pertama tidak ada satu pun siswa yang absen.

"Pada hari pertama UNBK tidak ada yang absen. Semua siswa 100 persen mengikuti semua UNBK," katanya.

Ia mengatakan, pada UNBK hari pertama tersebut memang ada sedikit kendala teknis pada salah satu SMP tetapi hal itu tidak sampai mengganggu ketenangan para peserta ujian.

"Kendala itu semua sudah teratasi dengan baik tanpa mengganggu ketenangan para peserta ujian sehingga pelaksanaan UNBK berjalan relatif lancar," katanya.

Menurut dia, dengan adanya bantuan sarana UNBK, yaitu 436 unit komputer yang disalurkan oleh pemerintah kota belum lama ini dapat membantu proses UNBK.?

"Beberapa waktu lalu kita serahkan bantuan sarana UNBK berupa 436 unit komputer, 12 server dan 4 jaringan untuk mendukung terselenggaranya UNBK itu," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Soeroso mengatakan jumlah peserta UNBK tingkat SMP dan Mts sebanyak 5.012 siswa.

"Memang pada penyelenggaraan UNBK pada hari pertama ada sedikit kendala. Akan tetapi hal itu tidak sampai mengganggu keberlangsungan UNBK," katanya.

Ia mengatakan bagi sekolah SMP yang mengalami sedikit kendala tidak akan merugikan para siswa karena mereka akan tetap mendapatkan waktu sesuai yang ditentukan yaitu 120 menit.

"Tadi ada salah satu sekolah yang mengalami kendala tetapi tidak menjadikan kita bingung karena siswa tidak akan dirugikan dan mereka akan tetap mendapatkan waktu pengerjaan soal sesuai yang ditentukan, yaitu 120 menit," katanya.
Pewarta :
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar