
BKKBN Perkuat Pengelola Data dan Informasi Pelaporan Program KKBPK

Semarang - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah memperkuat pengelola data dan informasi pelaporan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino menjelaskan upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan arahan kepara para pengelola data dan informasi yang terlibat dalam pelaksanaan program KKBPK 2015.
Kegiatan dikemas dalam bentuk sarasehan pendataan keluarga 2015, karena Perwakilan BKKBN Provinsi Jateng bersama dengan pemerintah kabupaten/kota pada tahun 2015 telah menyelenggarakan pendataan keluarga sebanyak 9.719.925 keluarga atau 92,34 persen dari jumlah keluarga di Provinsi Jateng.
Pelaksanaan Pendataan Keluarga menjadi Prioritas BKKBN karena dilaksanakan pada awal RPJMN 20152019 dan hasilnya menjadi primadona untuk menjawab kebutuhan data dan informasi keluarga yang dibutuhkan oleh Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga.
"Kegiatan tersebut untuk memastikan data keluarga yang terkumpul memiliki kualitas yang tinggi dan mencakup seluruh keluarga di Provinsi Jawa Tengah," katanya.
Kepala Perwakilan BKKBN Jateng memberikan arahan dan motivasi agar para pengelola dan informasi melakukan penguatan pengelolaan informasi dan data rutin program KKBPK berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang bertujuan menyediakan data dan informasi secara cepat, tepat, akurat, dan aktual di setiap wilayah.
"Perlu ditingkatkan revitalisasi sistem pencatatan dan pelaporan program KKBPK, penajaman analisis, dan evaluasi program KKBPK, serta pemanfaatan data dan informasi program KKBPK yang telah diupayakan bersama," katanya.
Wagino mengajak para pengelola data dan informasi untuk meningkatkan pembinaan dalam pelaksanaan Pendataan Keluarga Program KKBPK di daerah serta meminta kepada seluruh SKPD-KB kabupaten dan kota untuk menyiapkan diri menjadi pengelola data keluarga secara swakelola sebagai upaya meningkatkan kemandirian di era desentralisasi.
Pada acara yang belangsung selama dua hari di Solo tersebut, juga diisi dengan saling berbagi pengalaman antarpengelola data dan informasi program KKBPK dari berbagai daerah.
Pewarta : -
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
